medcom.id, Allahabad: Kabar mengharukan datang dunia binatang di India. Selama 50 tahun, seekor gajah bernama Raju hidup dengan kaki terbelenggu rantai berduri. Raju bertahan hidup dari belas kasihan manusia yang memberikan sisa-sisa makanan setiap hari. Gajah ini dipekerjakan sebagai "pengemis" di daerah Allahabad.
Ikatan rantai yang tajam selama bertahun-tahun menyebabkan kaki Raju terluka parah. Penderitaan diperparah dengan perlakuan buruk sang pemilik, yang tak jarang memukuli mamalia tersebut.
Kisah Raju akhirnya diketahui kelompok konservasi hewan, Wildlife SOS. Dalam gerakan pembebasan Raju pada 2 Juli 2014, Raju berhasil bebas meski ada perlawanan dari sang pemilik.
"Raju dirantai 24 jam sehari, dan diperlakukan dengan kejam. Tim yang membebaskan Raju kaget ketika melihat air mata Raju menetes saat rantai dilepaskan. Peristiwa ini sangat emosional, kami tahu bahwa Raju sadar dirinya sedang dibebaskan," ujar Pooja Binepal, juru bicara Wildlife SOS seperti dilansir Huffington Post, belum lama ini.
Gajah adalah hewan yang cerdas. Kami tidak bisa membayangkan penyiksaan yang dialaminya setengah abad ini," tambah dia.
Raju kemudian dibawa ke tempat konservasi gajah di Mathura, India, Jumat pekan lalu. Tim Wildlife SOS menjamin pihaknya akan merehabilitasi Raju dan mengobati luka-lukanya.
medcom.id, Allahabad: Kabar mengharukan datang dunia binatang di India. Selama 50 tahun, seekor gajah bernama Raju hidup dengan kaki terbelenggu rantai berduri. Raju bertahan hidup dari belas kasihan manusia yang memberikan sisa-sisa makanan setiap hari. Gajah ini dipekerjakan sebagai "pengemis" di daerah Allahabad.
Ikatan rantai yang tajam selama bertahun-tahun menyebabkan kaki Raju terluka parah. Penderitaan diperparah dengan perlakuan buruk sang pemilik, yang tak jarang memukuli mamalia tersebut.
Kisah Raju akhirnya diketahui kelompok konservasi hewan, Wildlife SOS. Dalam gerakan pembebasan Raju pada 2 Juli 2014, Raju berhasil bebas meski ada perlawanan dari sang pemilik.
"Raju dirantai 24 jam sehari, dan diperlakukan dengan kejam. Tim yang membebaskan Raju kaget ketika melihat air mata Raju menetes saat rantai dilepaskan. Peristiwa ini sangat emosional, kami tahu bahwa Raju sadar dirinya sedang dibebaskan," ujar Pooja Binepal, juru bicara Wildlife SOS seperti dilansir
Huffington Post, belum lama ini.
Gajah adalah hewan yang cerdas. Kami tidak bisa membayangkan penyiksaan yang dialaminya setengah abad ini," tambah dia.
Raju kemudian dibawa ke tempat konservasi gajah di Mathura, India, Jumat pekan lalu. Tim Wildlife SOS menjamin pihaknya akan merehabilitasi Raju dan mengobati luka-lukanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)