Turnamen Mini Soccer Kerukunan FKUB 2026 di Timika, Papua Tengah, diikuti delapan tim lintas agama untuk satukan semangat persaudaraan. ist
Turnamen Mini Soccer Kerukunan FKUB 2026 di Timika, Papua Tengah, diikuti delapan tim lintas agama untuk satukan semangat persaudaraan. ist

FKUB Mimika Gelar Mini Soccer Kerukunan 2026, Diikuti Delapan Tim Lintas Agama

Adri Prima • 12 Oktober 2026 20:20
Ringkasnya gini..
  • FKUB Mimika menggelar Mini Soccer Kerukunan 2026 yang diikuti delapan tim dari lima kelompok agama untuk mempererat persaudaraan.
  • Turnamen di Timika ini menjadi sarana menanamkan toleransi, sportivitas, dan kerja sama di tengah keberagaman masyarakat Mimika.
  • FKUB dan pemerintah daerah berharap kebersamaan di lapangan dapat memperkuat komunikasi serta menjaga kerukunan dan kedamaian di Mimika.
Timika: Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menggelar Mini Soccer Kerukunan FKUB 2026 di Fantastic Sport Complex Mini Soccer, SP 2, Timika, Senin (12/10). Turnamen ini menjadi sarana mempererat persaudaraan lintas agama sekaligus menanamkan nilai toleransi melalui olahraga.

Mengusung tema “Kick Off Harmony: Satu Lapangan, Satu Semangat Kerukunan”, turnamen tersebut diikuti delapan tim yang mewakili lima kelompok agama. Peserta terdiri atas dua tim Kristen, dua tim Islam, dua tim Katolik, serta masing-masing satu tim Hindu dan Buddha.

Ketua FKUB Kabupaten Mimika, Dr. Jeffrey C. Hutagalung, M.Phil., mengatakan turnamen ini tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan antarumat beragama dalam suasana akrab dan penuh persaudaraan.

Menurut Jeffrey, olahraga memiliki potensi menjadi media untuk membangun komunikasi, menghilangkan sekat perbedaan, serta memperkuat kerja sama di tengah masyarakat yang beragam.

Ia mengingatkan para pemain agar menjaga sikap selama pertandingan, menghormati keputusan wasit, serta menerima hasil kompetisi dengan lapang dada. “Yang terpenting bukan hanya siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana kita menjaga kebersamaan dan menghormati satu sama lain,” demikian pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak yang turut hadir juga mengajak peserta memanfaatkan turnamen untuk mempererat hubungan sosial dan memperkuat persatuan.

Ia berharap seluruh tim bertanding dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Persaingan di lapangan, menurutnya, harus berlangsung dalam suasana persahabatan dan saling menghargai demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Mimika.

Sementara itu, sambutan Bupati Mimika yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Petrus Pali Ambaa, menegaskan bahwa keberagaman suku, agama, dan budaya merupakan kekayaan daerah yang perlu dirawat bersama.

Pemerintah daerah memandang kegiatan lintas agama seperti FKUB Cup I sebagai sarana membangun kepercayaan, memperkuat komunikasi, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kabupaten Mimika.

Selain memperkuat toleransi, turnamen ini diharapkan memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan olahraga, menjaga kesehatan, serta membangun karakter melalui disiplin dan kerja sama tim.

Melalui kegiatan tersebut, FKUB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait berharap semangat persaudaraan yang terbangun di lapangan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, perbedaan tidak menjadi penghalang untuk hidup berdampingan, bekerja sama, dan menjaga Mimika tetap damai.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>