Kondisi minibus ringsek usai tabrak truk crane. dok ist
Kondisi minibus ringsek usai tabrak truk crane. dok ist

Kecelakaan Minibus Rombongan Guru di Tol Ungaran, Begini Kronologinya

Adri Prima • 06 Januari 2026 19:25
Jakarta: Kecelakaan terjadi di Jalur A Jajan Tol KM 426.400 ruas Semarang-Bawen, tepatnya di wilayah Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa, 6 Januari 2025 pagi. 
 
Insiden tersebut melibatkan minibus yang mengangkut rombongan guru bernomor polisi B 7047 PXU menabrak truk crane B 9241 VB, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.
 
Kedua kendaraan sempat melintang di badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas di lokasi kejadian tersendat. Setelah proses evakuasi, kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke tempat pengumpulan barang bukti guna memperlancar kembali arus lalu lintas.

Sebanyak tujuh korban yang seluruhnya merupakan penumpang minibus warna putih dilarikan ke RSUD Ungaran untuk mendapatkan perawatan. Para korban yakni IS (45), warga Kulonprogo, Yogyakarta; AYT (42), warga Koja, Jakarta Utara; BP (36), warga Tanjung Priok, Jakarta Utara; SD (46), warga Tanjung Priok, Jakarta Utara; S (56), warga Koja, Jakarta Utara; IK (35), warga Koja, Jakarta Utara; serta TH (57), warga Koja, Jakarta Utara yang meninggal dunia.
 
Baca juga:
Mobil Rombongan Guru Tabrak Truk Crane di Tol Ungaran, Satu Orang Tewas

 
"Kecelakaan tersebut diduga karena sopir minibus bernama Totot Andriyanto (56) tidak berkonsentrasi sehingga menabrak truk crane yang melaju di depannya," kata Kepala Satuan Lalulintas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani Selasa (6/1).
 
Diketahui korban meninggal berprofesi sebagai kepala sekolah. "Korban merupakan kepala sekolah. Saat ini masih berada di kamar jenazah RSUD," kata Lingga.
 

Kronologi


Lingga menjelaskan, peristiwa bermula saat kedua kendaraan melaju dari arah Semarang menuju Bawen pada pagi hari. Minibus diduga kehilangan konsentrasi dan menabrak truk crane yang dikemudikan Andi Slamet Suwandi (55) dari arah belakang.
 
Akibat kecelakaan tersebut, satu penumpang yakni Terodius Heru Sucahya mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki hingga meninggal dunia. Korban diketahui merupakan Kepala Sekolah SMA Fons Vitae 2 Jakarta. "Seluruh korban langsung kita evakuasi ke RSUD Ungaran," tambahnya.
 
Lingga menambahkan, sejumlah personel kepolisian diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga meminta keterangan saksi serta memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat. Sementara itu, kedua pengemudi telah diamankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan