ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Pemerintah Diminta Serius Ungkap Sindikat Situs Judi Online

Al Abrar • 26 Juli 2023 15:31
Jakarta: Menkominfo Budi Arie Setiadi menuturkan ada 846.047 konten judi online yang sudah diblokir. Angka tersebut dikumpulkan dari respons yang sudah dilakukan sejak tahun 2018 hingga 19 Juli 2023.
 
Direktur Eksekutif CERI Yusri Usman mengatakan, meski sudah ditutup namun ribuan situs judi online bermunculan pula setiap harinya. "Kondisi itu pun bak ibarat kata pepatah, mati satu, tumbuh seribu. Hingga hari ini, terkesan negara kalah dengan mafia judi," ungkap Yusri, Rabu, 26 Juli 2023.
 
Ironisnya ada anggota DPRD DKI tertangkap kamera saat sidang DPRD diduga bermain judi online. Walau belakangan katanya keanggotaan DRPD sudah dicopot oleh partainya.

Yusri menyebut kondisi mati satu tumbuh seribu tersebut tak heran jika Pemerintah tidak serius menindak otak di balik sindikat situs judi online itu dan malah lebih kental terkesan ke pencitraan saja.
 
"Selain itu, pemerintah juga tidak memberikan sanksi tegas kepada bank swasta dan bank pemerintah yang menjadi perantara suburnya transaksi situs judi online itu. Harusnya pemerintah memaksa bank-bank yang berkaitan dengan transaksi judi online untuk membekukan rekening para pelaku judi online itu," ungkap Yusri. 
 
Yusri mengeklaim pihaknya telah mengantongi data otak di belakang sindikat situs judi online yang telah meresahkan masyarakat itu. 
 
"Baik otak sindikat yang berada di dalam negeri maupun yang di luar negeri kami sudah mendeteksinya. Dalam waktu dekat ini akan kami publikasikan ke publik," ungkap Yusri. 
 
Terkait upaya Menkominfo menutup ribuan situs judi online setiap hari itu, menurut Yusri upaya itu akan percuma dan sia-sia saja sepanjang otak sindikatnya tidak diberantas.
 
"Kalau tidak memberangus otak atau dalam di balik sindikat judi online ini, percuma saja upaya Menkominfo itu. Dan sejak jauh hari kami sudah mengingatkan tentang perlunya PPATK, OJK dan aparat penegak hukum untuk turun tangan dan serius memberantas mafia judi online ini," ujar Yusri.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ALB)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan