Pengujian kandungan formalin --Antara--
Pengujian kandungan formalin --Antara--

Zat Berbahaya dalam Pangan Masih Ditemukan di Jakarta Selatan

Nasional razia makanan
Arga sumantri • 23 Juni 2016 22:10
medcom.id, Jakarta: Masyarakat rupanya tetap harus waspada. Sebab zat berbahaya masih ditemukan di pangan yang biasa dikonsumsi.
 
Seperti yang ditemukan Petugas Suku Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan Jakarta Selatan saat melakukan pengawasan pangan terpadu di Pasar Manggis, Pasar Rumput, Pasar Menteng Pulo, Pasar Karet Belakang, dan Pasar Karet Pedurenan. Hasilnya, lima sampel makanan diketahui mengandung zat berbahaya.
 
Kepala Sudin KPKP Jakarta Selatan Kristrisasi Helenandari mengatakan lima sampel makanan itu terbukti mengandung zat formalin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Terdiri dari dua sampel kolang kaling di Pasar Karet Belakang, satu sampel ikan tuna di Pasar Menteng Pulo, satu sampel ikan tembang layang di Pasar Karet Pedurenan, dan satu sampel ikan asin jambal dari Pasar Karet Belakang," kata Kristisasi kepada wartawan, Kamis (23/6/2016).
 
Dari kelima pasar itu, Sudin Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan Jakarta Selatan total mengambil 297 sampel pangan. Sudin langsung melakukan uji lab di tempat.
 
"Ditemukan lima sampel positif mengandung zat berbahaya formalin," kata dia.
 
Bahkan, dua sampel tomat di Pasar Menteng Pulo positif mengandung residu pestisida yang sangat membahayakan. Petugas lalu meminta pedagang yang bersangkutan memusnahkan di lokasi, makanan yang diambil sampelnya itu.
 
Menurut dia, ada sejumlah pedagang yang membandel. Mereka lebih dari sekali kedapatan menjual pangan berbahaya. Dia mengaku tak kuasa memberi sanksi pada si pedagang.
 
"Itu kewenangan Kepala Pasar memberi sanksi. Kami hanya ambil sampel, menguji di lab, menyajikan data hasil uji, dan membuat berita acara kejadian untuk yang positif. Data hasil uji dipergunakan PD Pasar untuk pembinaan pedagang," pungkas dia.
 

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif