Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Medcom.id/ Roni Kurniawan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Medcom.id/ Roni Kurniawan

Ini Pesan Ridwan Kamil untuk Netizen Indonesia yang Terkenal Barbar

Adri Prima • 26 Februari 2021 16:29
Jakarta: Perusahaan IT asal Amerika Serikat Microsoft merilis survei yang menempatkan warganet +62 sebagai pengguna internet paling tidak sopan se-Asia Tenggara. Dari hasil survey tersebut, Indonesia berada di urutan paling buncit (terburuk) dalam hal kesopanan se-Asia Tenggara. Sedangkan peringkat pertama ditempati oleh netizen Singapura.
 
Buntut dari survei itu, kini justru akun sosial media perusahaan IT asal Amerika Serikat tersebut malah menjadi bulan-bulanan netizen Indonesia. Sebagai bentuk protes dan rasa tidak setuju terhadap survei itu, warganet pun secara bertubi-tubi membully akun media sosial Microsoft.
 
Seakan tak kuasa menahan serangan dan hujatan netizen, Microsoft pun akhirnya memutuskan untuk mengunci kolom komentar di akun instagramnya. "Microsoft ngasih gelar netizen Indonesia paling nggak sopan seasteng. IG Microsoft diserang netizen Indonesia. Kesimpulannya Microsoft langsung terbukti," tulis salah satu netizen. 

Fenomena ini juga mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Pria yang akrab disapa Kang Emil membenarkan kalau netizen Indonesia kasarnya memang luar biasa. 
 
“Banyak membuli dan galak di medsos. Pas ketemu seolah paling sopan dan santun. Atau pas ditangkap karena nyebar hoaks menangis dan minta maaf tersedu-sedu. Apalagi kalo membaca kualitas komen-komen di berita-berita online. Level kasarnya luar biasa,” tulis Ridwan Kamil dikutip dari akun instagram @ridwankamil, Jumat 26 Februari 2021. 
 
Lebih lanjut, Kang Emil berpesan untuk mengajak para netizen agar semakin santun dalam berkomentar. Karena bagaimanapun juga sejak lama Indonesia justru dikenal sebagai salah satu negara paling ramah di dunia. 
 
"Mari santun dalam interaksi tatap muka, santun pula dalam interaksi virtual. Kecuali generasi medsos mau mengubah image Indonesia bangsa yang ramah menjadi bangsa yang kasar di dunia. Semoga tidak. Mari saling memperbaiki diri," tegas kang Emil. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>