HTI. Foto: Medcom.id/Juven Martua Sitompul.
HTI. Foto: Medcom.id/Juven Martua Sitompul.

Masuk ke Sekolah Kelompok Karim Diduga Transformasi HTI

Nasional pembubaran hti
Ilham Pratama Putra • 21 Agustus 2019 07:24
Jakarta: Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) khusus penanganan kasus terorisme, SeRVE Indonesia mengungkap Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) diduga telah bertransformasi menjadi kelompok yang menamakan diri dengan Komunitas Royatul Islam (Karim). Kelompok ini mulai menyasar ke sekolah-sekolah untuk merekrut anggotanya.
 
"Mereka punya cabang di mana-mana, dia terbuka. Masuk ke SMA sesuai hobi, misal panjat tebing, dia (Karim) akan ikut panjat tebing, kemudian memperkenalkan bendera arraya alliwa," kata Direktur Eksekutif SeRVE, Dete Aliah, di Hotel Atlet Century, Jakarta Selatan, Selasa, 20 Agustus 2019.
 
Dengan berkedok kegiatan yang sedang digandrugi anak muda jadi cara baru kelompok Karim merekrut anggota. Mereka tidak lagi diam-diam merekrut anggota di forum-forum tertutup dan terbatas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekarang mereka menggunakan passion anak di mana, di situ mereka masuk," ujarnya.
 
Kelompok ini berpotensi membesar di tahun-tahun mendatang. Saat ini mereka gencar melakukan perekrutan anggota secara besar-besaran ke sekolah-sekolah melalui kegiatan-kegiatan.
 
"One step away from terrorism. Saya menyoroti Karim karena pelaku kekerasan ini dilakukan orang dewasa, sekarang mereka masuk ke sekolah-sekolah untuk menggalang massa," ungkapnya.
 
Selain menyasar ke sekolah-sekolah, kelompok ini juga merekrut anggotanya dari mantan pelaku penyalahgunaan narkotika. Orang-orang ini dianggap paling mudah disusupi doktrin-doktrin mereka.
 
"Di Lamongan banyak yang merekrut pecandu narkoba dan pengedar. Mereka merasa berdosa akhirnya direkrut. Mereka punya strategi perekrutan yang sistematis," tandas Dete.
 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif