Jakarta: Di tengah persaingan industri yang semakin dinamis, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penentu keberhasilan perusahaan.
Menyadari hal tersebut, PT Eshan Agro Sentosa (EAS Group) bersama Jhonlin Institute menggelar program Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik) serta Training Refreshment Staff Operasional Batch 1 Tahun 2026 untuk mencetak SDM unggul dan calon pemimpin masa depan.
Program yang diikuti 39 peserta dari berbagai unit usaha EAS Group itu resmi dibuka di Ex Mako Brimob Sungai Kecil pada 8 Juni 2026.
Kegiatan pembinaan mental dan fisik dipandu oleh Jhonlin Security Service (JSS) dengan fokus membangun disiplin, kepemimpinan, integritas, serta daya tahan mental para peserta.
Pembukaan kegiatan dipimpin oleh Direktur Keuangan EAS Group, Tamlikho, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna menghadapi tantangan industri perkebunan kelapa sawit yang semakin dinamis dan kompetitif.
Dalam sambutannya, Tamlikho menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh luas areal, teknologi, maupun fasilitas yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelola seluruh potensi perusahaan.
“Investasi terbaik yang dapat dilakukan perusahaan adalah investasi pada pengembangan kompetensi, karakter, integritas, dan kepemimpinan karyawan. SDM yang unggul akan menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan usaha serta menghadapi berbagai tantangan bisnis di masa depan,” ujar Tamlikho dikutip kembali pada Jumat, 19 Juni 2026.
Menurutnya, kegiatan Bintalsik dirancang untuk membentuk mentalitas kerja yang tangguh, disiplin, berintegritas, serta memiliki kesiapan fisik dan mental yang baik. Selain pembinaan mental dan fisik, peserta juga akan mendapatkan penguatan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, hingga kolaborasi dalam lingkungan kerja.
Tidak hanya itu, peserta juga akan mengikuti pembekalan materi teknis agronomi yang disampaikan oleh para pimpinan dan praktisi berpengalaman di lingkungan EAS Group. Tamlikho berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai momentum untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas diri, dan memperkuat jejaring kerja.
“Kalian adalah individu-individu pilihan yang mendapatkan kepercayaan perusahaan untuk terus berkembang dan dipersiapkan menjadi calon pemimpin di masa depan. Karena itu, ikutilah seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan tanggung jawab,” pesannya kepada para peserta.
Rangkaian Training Refreshment Staff Operasional EAS Group Batch 1 selanjutnya akan berlangsung pada 9 hingga 14 Juni 2026 di Kantor Jhonlin Institute KM 47 Mantewe. Melalui program ini, EAS Group berharap dapat mencetak sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan operasional maupun bisnis perusahaan di masa mendatang.
Jakarta: Di tengah persaingan industri yang semakin dinamis, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penentu keberhasilan perusahaan.
Menyadari hal tersebut, PT Eshan Agro Sentosa (EAS Group) bersama Jhonlin Institute menggelar program Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik) serta Training Refreshment Staff Operasional Batch 1 Tahun 2026 untuk mencetak SDM unggul dan calon pemimpin masa depan.
Program yang diikuti 39 peserta dari berbagai unit usaha EAS Group itu resmi dibuka di Ex Mako Brimob Sungai Kecil pada 8 Juni 2026.
Kegiatan pembinaan mental dan fisik dipandu oleh Jhonlin Security Service (JSS) dengan fokus membangun disiplin, kepemimpinan, integritas, serta daya tahan mental para peserta.
Pembukaan kegiatan dipimpin oleh Direktur Keuangan EAS Group, Tamlikho, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna menghadapi tantangan industri perkebunan kelapa sawit yang semakin dinamis dan kompetitif.
Dalam sambutannya, Tamlikho menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh luas areal, teknologi, maupun fasilitas yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelola seluruh potensi perusahaan.
“Investasi terbaik yang dapat dilakukan perusahaan adalah investasi pada pengembangan kompetensi, karakter, integritas, dan kepemimpinan karyawan. SDM yang unggul akan menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan usaha serta menghadapi berbagai tantangan bisnis di masa depan,” ujar Tamlikho dikutip kembali pada Jumat, 19 Juni 2026.
Menurutnya, kegiatan Bintalsik dirancang untuk membentuk mentalitas kerja yang tangguh, disiplin, berintegritas, serta memiliki kesiapan fisik dan mental yang baik. Selain pembinaan mental dan fisik, peserta juga akan mendapatkan penguatan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, hingga kolaborasi dalam lingkungan kerja.
Tidak hanya itu, peserta juga akan mengikuti pembekalan materi teknis agronomi yang disampaikan oleh para pimpinan dan praktisi berpengalaman di lingkungan EAS Group. Tamlikho berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai momentum untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas diri, dan memperkuat jejaring kerja.
“Kalian adalah individu-individu pilihan yang mendapatkan kepercayaan perusahaan untuk terus berkembang dan dipersiapkan menjadi calon pemimpin di masa depan. Karena itu, ikutilah seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan tanggung jawab,” pesannya kepada para peserta.
Rangkaian Training Refreshment Staff Operasional EAS Group Batch 1 selanjutnya akan berlangsung pada 9 hingga 14 Juni 2026 di Kantor Jhonlin Institute KM 47 Mantewe. Melalui program ini, EAS Group berharap dapat mencetak sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan operasional maupun bisnis perusahaan di masa mendatang.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(ANN)