Jakarta: Warga komplek perumahan Angkatan Darat (KPAD) akan melapor ke Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Mereka tidak menerima perlakuan dari Kodam Jaya yang mengeksekusi rumah mereka.
"Ini bagaimana TNI membangun peradaban terhadap keluarganya sendiri. Kami akan laporkan hal ini ke Panglima TNI dan Komnas HAM," kata Pengacara RW 08 KPAD Tanah Kusir Syamsu M Karim Amirullah di lokasi, Rabu, 9 Mei 2018.
Syamsu menambahkan, warga juga akan melaporkan pengosongan komplek ke Presiden RI Joko Widodo. Jika perlu, warga akan mengajukan gugatan baru terhadap pengosongan sewenang-wenang ini.
Syamsu mengatakan, gugatan warga di PN Jakarta Timur masih dalam tahap banding. Dengan demikian, belum ada keputusan inkrah jika Kodam Jaya tetap melakukan pengosongan rumah warga.
"Kalau eksekusi ini tanpa putusan pengadilan namanya apa dong negara hukum atau negara kekuasaan," ujar Syamsu.
Warga RW08 akan tetap bertahan di wilayahnya. Syamsu juga menyebut akan membuat posko untuk warga di sekitar KPAD.
"Kamj akan bikin posko tenda dibawah sang merah putih. Bahkan kita akan tembuskan ke Presiden RI Joko Widodo," tandas Syamsu.
Jakarta: Warga komplek perumahan Angkatan Darat (KPAD) akan melapor ke Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Mereka tidak menerima perlakuan dari Kodam Jaya yang mengeksekusi rumah mereka.
"Ini bagaimana TNI membangun peradaban terhadap keluarganya sendiri. Kami akan laporkan hal ini ke Panglima TNI dan Komnas HAM," kata Pengacara RW 08 KPAD Tanah Kusir Syamsu M Karim Amirullah di lokasi, Rabu, 9 Mei 2018.
Syamsu menambahkan, warga juga akan melaporkan pengosongan komplek ke Presiden RI Joko Widodo. Jika perlu, warga akan mengajukan gugatan baru terhadap pengosongan sewenang-wenang ini.
Syamsu mengatakan, gugatan warga di PN Jakarta Timur masih dalam tahap banding. Dengan demikian, belum ada keputusan inkrah jika Kodam Jaya tetap melakukan pengosongan rumah warga.
"Kalau eksekusi ini tanpa putusan pengadilan namanya apa dong negara hukum atau negara kekuasaan," ujar Syamsu.
Warga RW08 akan tetap bertahan di wilayahnya. Syamsu juga menyebut akan membuat posko untuk warga di sekitar KPAD.
"Kamj akan bikin posko tenda dibawah sang merah putih. Bahkan kita akan tembuskan ke Presiden RI Joko Widodo," tandas Syamsu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DRI)