Keluarga korban kecelakaan penerbangan Lion Air PK - LQP nomor penerbangan JT 610 menunjukkan surat keterangan dari Lion Air kepada wartawan di halaman Hotel Ibis, Cawang, Jakarta, Rabu (23/1/2019). ANT/Aprilio Akbar
Keluarga korban kecelakaan penerbangan Lion Air PK - LQP nomor penerbangan JT 610 menunjukkan surat keterangan dari Lion Air kepada wartawan di halaman Hotel Ibis, Cawang, Jakarta, Rabu (23/1/2019). ANT/Aprilio Akbar

Posko Lion Air PK-LQP Pindah ke Hotel Ibis Slipi

Nasional Lion Air Jatuh
Siti Yona Hukmana • 24 Januari 2019 07:47
Jakarta: Corporate Communication Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro menyebut posko Lion Air PK-LQP pindah ke Hotel Ibis Slipi, Jakarta Barat. Keluarga korban yang menginap di Hotel Ibis Cawang diminta pindah ke lokasi tersebut.
 
"Efektif mulai perpindahan Kamis, 24 Januari 2019," kata Danang di Jakarta, Rabu, 23 Januari 2019.
 
Danang menyebut informasi telah diberikan kepada keluarga korban. Terdapat 50 orang yang menginap di Hotel Ibis Cawang hingga saat ini. Mereka merupakan keluarga dair 64 jenazah yang belum teridentifikasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lion Air sudah menyampaikan perihal tersebut (perpindahan posko) kepada pihak keluarga melalui surat pemberitahuan pada 16 Januari 2019," ungkap Danang.
 
Meski posko berpindah, Danang memastikan keluarga korban tetap akan mendapatkan fasilitas dari Lion Air. Terutama pendampingan notaris dan konsultasi dokumen pengurusan asuransi.
 
"Itu akan melayani ahli waris dari pukul 10.00 hingga 17.00 WIB," ujar dia.
 
Selain itu, ia juga memastikan keluarga korban tetap akan mendapatkan akomodasi dan transportasi. Menurut Danang, itu bukti dukungan dan pelayanan Lion Air terhadap keluarga korban Lion Air.
 
"Menginformasikan bahwa, kami tetap memberikan fasilitas akomodasi serta transportasi bagi ahli waris dari 64 penumpang yang masih menunggu hasil identifikasi dari pihak terkait (DVI) sesuai surat pemberitahuan tersebut. Lion Air juga masih menyediakan layanan pendampingan kepada pihak keluarga (family assistants)," pungkas dia.
 
Sebelumnya, sebanyak 50 lebih keluarga korban yang saat ini berada di Hotel Ibis Cawang, Jakarta Timur mengaku diusir oleh pihak hotel. Sebab, Lion Air sudah tidak menanggung pembiayaannya per hari ini Rabu, 23 Januari 2019.
 
"Kami di setiap kamar ditelepon oleh pihak hotel untuk meninggalkan hotel atau check out pukul 12.00 WIB, karena Lion Air sudah tidak membayar sewa hotel," kata salah satu keluarga korban bernama Neis Marfuah di Hotel Ibis Cawang, Jakarta Timur, Rabu, 23 Januari 2019.

 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi