medcom.id, Jakarta: Tim evakuasi Indonesia di Kathmandu, Nepal berhasil menghubungi 6 dari 16 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menghilang. Hal ini hasil kerja tim yang mulai mengintensifkan pencarian WNI di berbagai tempat.
"Kemarin jumlah WNI yang belum ditemukan adalah 16 WNI. Namun demikian, setelah intensifikasi pencarian hingga pukul 17.00 waktu setempat, Tim berhasil mengontak dan menemukan 6 WNI lainnya. Dengan demikian, saat ini tinggal 10 WNI yang belum berhasil dikontak," kata Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal, Jumat (1/4/2015).
Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Banglades Iwan Wiranataatmaja menjelaskan, pada Sabtu 2 Mei akan ada perluasan daerah evakuasi dan pencarian. "Karena akan mulai menjangkau wilayah pegunungan, baik melalui jalur darat maupun jalur laut menggunakan helikopter," kata kata pria yang ditugaskan mengkoordinasikan penugasan tim di Nepal.
Hal serupa ditegaskan pemimpin salah satu tim evakuasi di Nepal Kolonel Penerbang Indan Gilang. Ia mengatakan, pencarian akan dilakukan sejak Sabtu pagi. "Pencarian menggunakan helikopter akan mulai dilakukan besok pagi (2 Mei) selama tiga jam di wilayah Kyanjin, Langtan dan Dhunche," ujar Indan yang ditunjuk memimpin Tim Pencarian melalui udara.
medcom.id, Jakarta: Tim evakuasi Indonesia di Kathmandu, Nepal berhasil menghubungi 6 dari 16 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menghilang. Hal ini hasil kerja tim yang mulai mengintensifkan pencarian WNI di berbagai tempat.
"Kemarin jumlah WNI yang belum ditemukan adalah 16 WNI. Namun demikian, setelah intensifikasi pencarian hingga pukul 17.00 waktu setempat, Tim berhasil mengontak dan menemukan 6 WNI lainnya. Dengan demikian, saat ini tinggal 10 WNI yang belum berhasil dikontak," kata Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal, Jumat (1/4/2015).
Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Banglades Iwan Wiranataatmaja menjelaskan, pada Sabtu 2 Mei akan ada perluasan daerah evakuasi dan pencarian. "Karena akan mulai menjangkau wilayah pegunungan, baik melalui jalur darat maupun jalur laut menggunakan helikopter," kata kata pria yang ditugaskan mengkoordinasikan penugasan tim di Nepal.
Hal serupa ditegaskan pemimpin salah satu tim evakuasi di Nepal Kolonel Penerbang Indan Gilang. Ia mengatakan, pencarian akan dilakukan sejak Sabtu pagi. "Pencarian menggunakan helikopter akan mulai dilakukan besok pagi (2 Mei) selama tiga jam di wilayah Kyanjin, Langtan dan Dhunche," ujar Indan yang ditunjuk memimpin Tim Pencarian melalui udara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)