medcom.id, Jakarta: Garis polisi yang mengelilingi lokasi terjadinya ledakan di Jati Bunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat, belum dicopot. Polisi masih melanjutkan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab ledakan.
Tidak ada warga yang dapat mendekati lokasi, Kamis (9/4/2015). Sebab selain garis polisi, juga dipasang pagar besi untuk memastikan benar-benar tidak ada barang-barang bukti yang pindah atau hilang dari tempat.
Empat orang terluka akibat ledakan yang terjadi pada Rabu (8/4) sore. Mereka adalah Asep, Suro alias Rustam, Amir dan Ferry. Mereka sudah masih menalani perawatan di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.
"Empat warga ini aktif sosialisasi, suka membantu," ujar Daryoto, ketua RT 16/9 Jati Bunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Menurutnya, kejadian berawal dari seorang pemilik toko yang akan akan menggelar hajatan di lapangan tersebut. Seperti biasanya Asep, Suro, Amir dan Ferry datang membantu persiapan acara.
"Tidak ada yang mencurigakan," sambung Daryoto.
Sejauh ini polisi telah menyita 49 plastik hitam berisi benda seukuran bola tenis dan serpihan paku dan sebagai barang bukti. Beberapa orang warga sudah pula diminta keterangannya.
"Terlalu cepat untuk menyimpulkan, masih akan ada penyelidikan lebih lanjut," ujar Kabag Biro Penerangan Masyarakat, Brigjen Pol. Agus Rianto.
medcom.id, Jakarta: Garis polisi yang mengelilingi lokasi terjadinya ledakan di Jati Bunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat, belum dicopot. Polisi masih melanjutkan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab ledakan.
Tidak ada warga yang dapat mendekati lokasi, Kamis (9/4/2015). Sebab selain garis polisi, juga dipasang pagar besi untuk memastikan benar-benar tidak ada barang-barang bukti yang pindah atau hilang dari tempat.
Empat orang terluka akibat ledakan yang terjadi pada Rabu (8/4) sore. Mereka adalah Asep, Suro alias Rustam, Amir dan Ferry. Mereka sudah masih menalani perawatan di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.
"Empat warga ini aktif sosialisasi, suka membantu," ujar Daryoto, ketua RT 16/9 Jati Bunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Menurutnya, kejadian berawal dari seorang pemilik toko yang akan akan menggelar hajatan di lapangan tersebut. Seperti biasanya Asep, Suro, Amir dan Ferry datang membantu persiapan acara.
"Tidak ada yang mencurigakan," sambung Daryoto.
Sejauh ini polisi telah menyita 49 plastik hitam berisi benda seukuran bola tenis dan serpihan paku dan sebagai barang bukti. Beberapa orang warga sudah pula diminta keterangannya.
"Terlalu cepat untuk menyimpulkan, masih akan ada penyelidikan lebih lanjut," ujar Kabag Biro Penerangan Masyarakat, Brigjen Pol. Agus Rianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LHE)