Ilustrasi covid-19/Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi covid-19/Medcom.id/M Rizal

Omicron Masuk Indonesia, Ini 2 Respons Kemenhub

Nasional transportasi Kementerian Perhubungan pandemi covid-19 Omicron Varian Omicron
Patrick Pinaria • 16 Desember 2021 19:14
Jakarta: Varian baru covid-19 Omicron atau B.1.1.529 sudah masuk di Indonesia. Penemuan kasus pertama penularan virus tersebut diumumkan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pada Kamis, 16 Desember 2021.
 
Budi menjelaskan kasus pertama virus Omicron terdeteksi pada seorang petugas kebersihan yang bertugas di Rumah Sakit (RS) Wisma Atlet. Virus tersebut diketahui dari hasil tes PCR yang dijalani petugas berinisial N itu pada 8 Desember 2021. 
 
"Kemenkes tadi malam mendeteksi seorang pasien berinisial N terkonfirmasi Omicron," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam telekonferensi, Kamis, 16 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemunculan kasus pertama Omicron di Indonesia lantas mendapat tanggapan Kementerian Perhubungan. Mereka pun menyampaikan beberapa poin penting untuk moda transportasi terkait masuknya Omicron di Tanah Air.
 
Berikut ini yang sudah dirangkum Medcom.id:

1. Bakal sesuaikan syarat perjalanan

Syarat perjalanan transportasi menjadi salah satu pembahasan pertama yang dibicarakan pihak Kemenhub. Menurut juru bicara Kemenhub, Adita Irawati, syarat perjalanan masih mengacu pada instruksi menteri dalam negeri (Inmedagri) maupun Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 yang berlaku saat ini.
 
Namun, Adita memastikan syarat perjalanan tersebut bisa berubah karena menyesuaikan dinamika perkembangan kondisi covid-19 di Tanah Air. "Selalu menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang ada sesuai dengan dinamika perkembangan kondisi dan situasi di lapangan," ujar Adita seperti dikutip dari Antara pada Kamis, 16 Desember 2021.
 
Adapun syarat perjalanan internasional, Kemenhub masih mengacu pada SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 25 Tahun 2021.

2. Penerapan prokes di semua moda diperketat

Adita menyebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginstruksikan seluruh otoritas dan operator transportasi memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan baik. Baik di prasarana seperti terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara maupun sarana seperti bus, kereta api, kapal, dan pesawat.
 
Adita memastikan Kemenhub akan menjaga dan meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait yang membantu dalam menjalankan penerapan prokes di lapangan. Terutama, Polri dan TNI.
 
(PAT)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif