Menristek Bambang Brodjonegoro. Foto: tangkapan layar konferensi video.
Menristek Bambang Brodjonegoro. Foto: tangkapan layar konferensi video.

Indonesia Telah Produksi 4 Ventilator

Anggi Tondi Martaon • 03 Mei 2020 21:14
Jakarta: Indonesia telah mengembangkan ventilator dalam negeri. Total ada empat ventilator yang sudah diproduksi.
 
"Para peneliti dan perekayasa tidak kenal lelah mencoba mengembangkan ventilator produksi dalam negeri, bahkan sebagian besar kontennya menggunakan medsos yang memang sudah tersedia di berbagai belahan dunia," kata Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brojonegoro di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Minggu, 3 Mei 2020.
 
Bambang memastikan semua ventilator tengah melalui pengujian di Kementerian Kesehatan. Dia memperkirakan pertengahan Mei 2020 semua proses produksi selesai.

"Kita bekerja sama dengan beberapa BUMN dan swasta untuk memproduksi ventilator tersebut," ungkap dia.
 
Bambang menyampaikan ventilator lokal dikembangkan Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan PT Dharma Henwa.
 
"Kita harapkan produksi dari mereka nantinya bisa memenuhi kebutuhan," ujar dia.
 
Baca: 10 Unit PCR Lokal dalam Tahap Validasi
 
Eks Menteri Keuangan itu mengatakan kebutuhan ventilator di Indonesia sekitar 1.000 unit untuk jenis continuous positive airways pressure (CPAP) dan 668 unit jenis abdomen.
 
"Ini (abdomen) bisa dipakai untuk ruang instalasi gawat darurat atau emergency, sangat membantu pasien yang kebetulan dalam kondisi emergency," kata dia.
 
Kemenristek juga berencana mengembangkan ventilator yang dapat digunakan di intensive care unit (ICU). Pengembangan ventilator ini masih membutuhkan beberapa bulan sebelum memasuki tahap uji coba.
 
"Insyaallah suatu saat kita akan bisa memproduksi ventilator untuk ICU yang dibuat di Indonesia," ujar dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>