Ilustrasi. Antara Foto
Ilustrasi. Antara Foto

Polisi Kantongi Terduga Pembunuh Akseyna

Damar Iradat • 12 Oktober 2016 18:22
medcom.id, Jakarta: Polresta Depok memastikan pengusutan kasus kematian mahasiswa Universitas Indonesia Akseyna Ahad Dori jalan terus. Polisi telah mengantongi terduga pelaku pembunuhan Akseyna.
 
Kanit Reskrim Polresta Depok Kompol Harun Rosyid mengatakan, polisi tidak ingin terburu-buru mengungkapkan ke publik sosok yang ditandai. Sebab, perlu bukti yang kuat menersangkakan seseorang.
 
"Insting kami ada pelaku, tetapi kami masih butuh bukti pendukung," kata Harun di kantor Ombudsman RI, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2016).

Harun mengatakan pengungkapan kasus kematian Akseyna bukan perkara mudah. Polisi kerap menemukan kendala dalam pengungkapan kasus ini, salah satunya kondisi tempat kejadian perkara yang sudah rusak.
 
Dia mengatakan, saat jasad ditemukan, tidak ada identitas yang melekat di tubuh Akseyna. Pihak Universitas Indonesia juga tidak mengenali jasad tersebut.
 
Kemudian, polisi mencoba mencari identitas. Sayangnya, rekan Akseyna yang curiga dengan hilangnya Akseyna telah membongkar kamar kos mahasiswa jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam itu.
 
"Saat tim mendapat identitas, tim langsung ke indekost Akseyna. Tetapi, di sana sudah banyak rekan korban dan sudah membuka HP, laptop, dan menyebabkan TKP rusak," papar dia.
 
Kendala lainnya, menurut Harun, yakni lamanya visum dan autopsi korban yang memakan waktu hingga satu bulan. Padahal normalnya, visum dan autopsi bisa selesai dalam waktu satu minggu.
 
Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala memaklumi kendala yang dihadapi Polresta Depok dalam mengungkap kasus ini. Sebab dalam dunia investigasi, amat bergantung pada tempat kejadian perkara.
 
"Dengan TKP yang hancur, kemudian makin lama akan makin tidak ada gunanya dalam pengungkapan kasus," tutur Adrianus. Polisi telah memeriksa 28 saksi.
 
Akseyna ditemukan tewas mengambang di Danau Kenanga, Universitas Indonesia, 26 Maret 2015. Saat ditemukan, Akseyna menggendong tas berisi batu bata.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>