medcom.id, Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian menyebut, bahan yang digunakan dalam pengeboman di toilet kantin Mall Alam Sutera yakni triacetone triperoxide (TATP), pertama kali digunakan di Indonesia. Bom dengan jenis ini pernah dua kali digunakan di luar negeri.
"Ini pertama terjadi di Indonesia," kata Tito saat memberikan keterangan pers di Main Hall, Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2015).
Menurut Tito, bom jenis ini hanya dua kali digunakan di dunia. Yakni insiden bom sepatu pada 2001 dan bom London 2005. Dia pun menerangkan, bom jenis ini sangat berbahaya lantaran mudah dibuat dan diledakkan. Tak perlu detonator.
"TATP sangat berbahaya. Mudah dibuat, bahkan bisa dibuat hanya dengan alat komponen rumah tangga," sebut dia.
Bom meledak sekitar pukul 12.05 WIB di toilet lantai LG, Mall Alam Sutera kemarin. Juli lalu, ledakan juga terjadi di toilet Mall Alam Sutera. Analisa polisi pelaku dua kejadian ini sama.
Kemarin, polisi menangkap dua terduga pelaku. Salah satunya berinisial LWK, ahli IT sebuah perusahaan di Jakarta. Setelah ledakan, LO dibawa ke rumahnya di Serang, Banten. Di rumah itu polisi menemukan bom aktif.
medcom.id, Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian menyebut, bahan yang digunakan dalam pengeboman di toilet kantin Mall Alam Sutera yakni
triacetone triperoxide (TATP), pertama kali digunakan di Indonesia. Bom dengan jenis ini pernah dua kali digunakan di luar negeri.
"Ini pertama terjadi di Indonesia," kata Tito saat memberikan keterangan pers di Main Hall, Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2015).
Menurut Tito, bom jenis ini hanya dua kali digunakan di dunia. Yakni insiden bom sepatu pada 2001 dan bom London 2005. Dia pun menerangkan, bom jenis ini sangat berbahaya lantaran mudah dibuat dan diledakkan. Tak perlu detonator.
"TATP sangat berbahaya. Mudah dibuat, bahkan bisa dibuat hanya dengan alat komponen rumah tangga," sebut dia.
Bom meledak sekitar pukul 12.05 WIB di toilet lantai LG, Mall Alam Sutera kemarin. Juli lalu, ledakan juga terjadi di toilet Mall Alam Sutera. Analisa polisi pelaku dua kejadian ini sama.
Kemarin, polisi menangkap dua terduga pelaku. Salah satunya berinisial LWK, ahli IT sebuah perusahaan di Jakarta. Setelah ledakan, LO dibawa ke rumahnya di Serang, Banten. Di rumah itu polisi menemukan bom aktif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TII)