medcom.id, Jakarta: Seorang timer angkutan kota (angkot) berinisial ITS dibunuh rekannya berinisial I di Bundaran Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, semalam. Dini hari tadi, polisi membekuk I di Terminal Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Berdasarkan keterangan saksi, pelaku dan korban berkelahi diduga karena uang. "Korban di tusuk di bagian ulu hati, di bagian pinggang samping kiri dan kanan delapan tusukan," kata Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Hary Sulistiyo, Senin (29/6/2015).
Menurut Kapolsek, korban sempat berusaha melarikan diri dari pelaku yang menusuknya bertubi-tubi. "Akhirnya korban meninggal dunia di lokasi setelah kehabisan darah," katanya.
Usai menusuk korban, pelaku langsung melarikan diri. Dini hari tadi, polisi menangkap pelaku di Terminal Pasar Minggu. "Diduga ia mau kabur ke daerah," ujar Kapolsek.
Pelaku mengaku pisau untuk membunuh dibuang di kali dekat terminal. “Pisau akan kami cari di kali tempat pembuangannya, sementara pelaku sudah diamankan ke kantor polisi. Ia mengaku menikam rekannya karena bagi hasil timer tidak merata,” jelas Kapolsek.
medcom.id, Jakarta: Seorang
timer angkutan kota (angkot) berinisial ITS dibunuh rekannya berinisial I di Bundaran Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, semalam. Dini hari tadi, polisi membekuk I di Terminal Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Berdasarkan keterangan saksi, pelaku dan korban berkelahi diduga karena uang. "Korban di tusuk di bagian ulu hati, di bagian pinggang samping kiri dan kanan delapan tusukan," kata Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Hary Sulistiyo, Senin (29/6/2015).
Menurut Kapolsek, korban sempat berusaha melarikan diri dari pelaku yang menusuknya bertubi-tubi. "Akhirnya korban meninggal dunia di lokasi setelah kehabisan darah," katanya.
Usai menusuk korban, pelaku langsung melarikan diri. Dini hari tadi, polisi menangkap pelaku di Terminal Pasar Minggu. "Diduga ia mau kabur ke daerah," ujar Kapolsek.
Pelaku mengaku pisau untuk membunuh dibuang di kali dekat terminal. “Pisau akan kami cari di kali tempat pembuangannya, sementara pelaku sudah diamankan ke kantor polisi. Ia mengaku menikam rekannya karena bagi hasil
timer tidak merata,” jelas Kapolsek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)