Gelombang tsunami terjadi di Selat Sunda, Provinsi Banten dan Lampung pada Sabtu, 22 Desember 2018 malam sekitar pukul 21.30 WIB. Tsunami mengakibatkan sedikitnya 430 orang tewas, 1.495 luka-luka, 159 hilang, dan 21.991 lainnya mengungsi. Korban tewas ter
Gelombang tsunami terjadi di Selat Sunda, Provinsi Banten dan Lampung pada Sabtu, 22 Desember 2018 malam sekitar pukul 21.30 WIB. Tsunami mengakibatkan sedikitnya 430 orang tewas, 1.495 luka-luka, 159 hilang, dan 21.991 lainnya mengungsi. Korban tewas ter

Korban Tewas Tsunami Selat Sunda Dapat Santunan Rp15 Juta

Nasional Tsunami di Selat Sunda
M Taufan SP Bustan • 27 Desember 2018 12:02
Jakarta: Setiap korban tsunami yang meninggal dunia akan mendapat santunan sebesar Rp15 juta. Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan hal itu ketika mengunjungi salah satu lokasi terdampak tsunami di Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Kami memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal dari bencana tsunami. Bantuan ini bisa diberikan setelah ada ketetapan korban dan prosedur operasional standar dari pemerintah daerah. Korban luka mendapat jaminan kesehatan gratis setelah mendapat validasi," kata Agus di Hotel Calica, Tanjung Lesung, dengan didampingi Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Menurut Mensos, saat ini Pemkab Pandeglang sudah menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari hingga Sabtu 5 Januari 2019. Oleh karena itu, Pemda berhak mendapatkan bantuan tambahan berupa beras. "Kami akan berikan bantuan beras 100 ton untuk Pandeglang."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Bupati Pandeglang Irna Narulita mengapresiasi bantuan yang akan diberikan Kemensos baik santunan kepada ahli waris korban meninggal maupun beras. "Mudah-mudahan dapat meringankan beban para korban. Musibah Sabtu, 22 Desember 2018, sungguh tidak diduga-duga. Kami harap korban yang terdampak sabar menghadapinya," ujar Bupati Irna.

Tunggu bantuan

Memasuki hari keempat pascatsunami yang menerjang pesisir Lampung, sebagian pengungsi mengeluh kekurangan bantuan pangan. Salah seorang pengungsi, Sani Kurniasih, menyatakan distribusi hanya terpusat di wilayah terdampak paling parah, yaitu Desa Way Muli dan sekitarnya.

"Wilayah yang belum tersentuh bantuan di antaranya Desa Karet, Desa Kelapa Doyong, Desa Beringin, dan Desa Maja. Banyak pengungsi menunggu bantuan setelah rumah mereka hancur disapu tsunami," kata Sani.

Sani berharap tim relawan mengirim bantuan dengan menyusuri wilayah yang belum terjangkau, termasuk warga yang mengungsi di kaki Gunung Rajabasa. 


(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi