Jakarta: Umat Islam telah memasuki bulan Syawal 1447 Hijriah pada Sabtu, 21 Maret 2026. Bulan ini menjadi momentum penting untuk menjaga konsistensi ibadah, memperbanyak doa, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Syawal juga dikenal sebagai bulan kemenangan yang sarat makna. Selain menjadi waktu untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa sebagai bentuk rasa syukur.
Doa Bulan Syawal
Berikut merupakan doa yang biasa dipanjatkan Rasulullah SAW ketika memasuki awal bulan, termasuk bulan Syawal:
اللَّهُمَّ أُدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيْمَانِ, وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ, وَجِوَارِ مِنَ الشَّيْطَانِ, وَرِضْوَانٍ مِنَ الرَّحْمَنِ
Arab latin: Allaahumma adkhilhu 'alainaa bil amni wal iimaan, was-salaamati wal islaam, wajiwaarim minasy-syait-haan, wa ridhwanim-minar-rahmaan
Artinya: "Ya Allah, masukkanlah kami pada bulan ini dengan rasa aman, keimanan, keselamatan, dan Islam, juga lindungilah kami dari gangguan setan, dan agar kami mendapat rida Allah (Ar-Rahman)." (HR Al-Baghawi)
Selain itu, kamu juga bisa mengamalkan doa berikut ini. Berdasarkan hadis, ini adalah doa yang dibaca Rasulullah SAW ketika melihat hilal bulan Syawal:
اللهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيْمَانِ، وَالسَّلاَمَةِ وَالْإِسْلاَمِ، وَالتَّوْفِيْقِ لِمَا تُحِبُّ رَبَّنَا وَتَرْضَى رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللهُ
Allahu akbar, allahumma ahlilhu 'alainā bil-amni wal-īmāni, was-salāmati wal-islāmi, wat-taufīqi lima tuḥibbu rabbana wa tarḍā rabbunā wa rabbukallah.
Artinya: "Allah Maha Besar. Ya Allah! Tampakkan bulan tanggal satu itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam serta mendapat taufik untuk menjalankan apa yang Engkau sukai dan ridhai. Tuhan kami dan Tuhanmu (wahai bulan sabit) adalah Allah." (HR Ad-Darimi, Ibnu Hibban, dan Ath-Thabarani)
Jakarta: Umat Islam telah memasuki bulan
Syawal 1447 Hijriah pada Sabtu, 21 Maret 2026. Bulan ini menjadi momentum penting untuk menjaga konsistensi ibadah, memperbanyak
doa, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Syawal juga dikenal sebagai bulan kemenangan yang sarat makna. Selain menjadi waktu untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa sebagai bentuk rasa syukur.
Doa Bulan Syawal
Berikut merupakan doa yang biasa dipanjatkan Rasulullah SAW ketika memasuki awal bulan, termasuk bulan Syawal:
اللَّهُمَّ أُدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيْمَانِ, وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ, وَجِوَارِ مِنَ الشَّيْطَانِ, وَرِضْوَانٍ مِنَ الرَّحْمَنِ
Arab latin: Allaahumma adkhilhu 'alainaa bil amni wal iimaan, was-salaamati wal islaam, wajiwaarim minasy-syait-haan, wa ridhwanim-minar-rahmaan
Artinya: "Ya Allah, masukkanlah kami pada bulan ini dengan rasa aman, keimanan, keselamatan, dan Islam, juga lindungilah kami dari gangguan setan, dan agar kami mendapat rida Allah (Ar-Rahman)." (HR Al-Baghawi)
Selain itu, kamu juga bisa mengamalkan doa berikut ini. Berdasarkan hadis, ini adalah doa yang dibaca Rasulullah SAW ketika melihat hilal bulan Syawal:
اللهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيْمَانِ، وَالسَّلاَمَةِ وَالْإِسْلاَمِ، وَالتَّوْفِيْقِ لِمَا تُحِبُّ رَبَّنَا وَتَرْضَى رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللهُ
Allahu akbar, allahumma ahlilhu 'alainā bil-amni wal-īmāni, was-salāmati wal-islāmi, wat-taufīqi lima tuḥibbu rabbana wa tarḍā rabbunā wa rabbukallah.
Artinya: "Allah Maha Besar. Ya Allah! Tampakkan bulan tanggal satu itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam serta mendapat taufik untuk menjalankan apa yang Engkau sukai dan ridhai. Tuhan kami dan Tuhanmu (wahai bulan sabit) adalah Allah." (HR Ad-Darimi, Ibnu Hibban, dan Ath-Thabarani)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)