Suasana di Terminal 1 A Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Suasana di Terminal 1 A Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Penumpang Keluhkan Aturan Bagasi Lion Air

Nasional lion air
Hendrik Simorangkir • 08 Januari 2019 13:20
Tangerang: Sejumlah penumpang pesawat mengeluhkan kebijakan bagasi baru yang dikeluarkan Lion Air. Pasalnya, per 8 Januari 2019 maskapai Lion Air dan Wing Air tak lagi menggratiskan layanan bagasi.
 
Salah satu penumpang Lion Air, Dewi Sartika, dia mengatakan adanya aturan itu tentu memberatkan pengguna layanan maskapai. Ia yang saat itu membawa banyak barangnya adalah salah satu yang terdampak aturan itu.
 
Dirinya yang juga sebagai pedagang mengaku keberatan dengan aturan baru itu. Pasalnya, ia membawa banyak barang untuk berjualan ke Pontianak, Kalimantan Barat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berat dan ribet kalau berlaku. Kalau dikenakan tarif bagasi, semakin susah saja pedagang," ujar Dewi saat ditemui di Terminal 1 A Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa, 8 Januari 2019.
 
Meski begitu pada penerbangannya, dirinya belum mengetahui akan dikenakan tarif tambahan atau tidak. Pasalnya, ia mendapat informasi bahwa pemesanan sebelum 8 Januari tidak akan dimintai biaya bagasi.
 
Dewi yang akan terbang bersama suami dan anaknya itu belum masuk ke dalam terminal, sehingga tak tahu pasti akan dimintai biaya tambahan atau tidak. Yang pasti, lanjutnya, aturan itu pasti akan menyulitkan penumpang, apalagi selama ini dia terus menggunakan Lion Air.
 
"Mau enggak mau jadinya. Aku dulu naik penerbangan lain, tapi sekarang enggak ada pilihan lagi. Kalau begini sih, besok-besok naik yang lain saja," kata ibu satu anak itu.
 
Baca: Lion Air dan Wings Air Hapus Bagasi Gratis Mulai 8 Januari
 
Sementara penumpang lainnya Adi, juga merasa keberatan dengan aturan baru yang dikeluarkan Lion Group terkait tarif barang bawaan di bagasi pesawat. Sebagai pengguna jasa, Adi menuturkan, kebijakan itu semakin memberatkan. Apalagi, selama ini maskapai berlambang kepala singa itu sering terlambat.
 

 
Namun, ia tak kehilangan akal. Barang-barangnya yang tak terlalu banyak bisa dimasukkan ke dalam tas. Bersama temannya, Adi membawa empat tas untuk terbang ke Medan.
 
"Tapi ngakalinnya dengan bawa di tas semua jadi masuk kabin barangnya," ucapnya.
 
Hal berbeda justru diutarakan Rizki Thoriq. Pria yang baru tiba dari Padang, Sumatera Barat, setuju dengan aturan baru Lion Air. Dengan begitu, ia bisa lebih memilih barang-barang yang penting untuk dibawa.
 
"Lebih efisien saja," katanya.
 
Meski begitu, ia berharap adanya aturan baru tersebut semakin meningkatkan kualitas Lion Air. Menurut Rizki, selama ini banyak keluhan dari penumpang mengenai maskapai itu.
 
Sementara itu, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pihaknya tetap akan membuat keputusan tak lagi menggratiskan layanan bagasi.
 
Danang pun masih irit bicara soal ditanya apakah ada loket khusus yang dibuat Lion Group untuk pembayaran bagasi itu.
 
"Nanti sabar dulu ya mas. Nanti kita akan berikan pernyataan melalui siaran pers," kata Danang saat dihubungi Medcom.id.
 

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi