Investigasi Lion Air PK-LQP Tetap Diselesaikan Tanpa CVR

Dheri Agriesta 30 November 2018 08:00 WIB
Lion Air Jatuh
Investigasi Lion Air PK-LQP Tetap Diselesaikan Tanpa CVR
Ilustrasi (MI/Sumaryanto)
Jakarta: Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terus mencari keberadaan bagian kotak hitam cockpit voice recorder (CVR) yang belum ditemukan. Namun, KNKT menjamin bakal tetap menyelesaikan investigas jika CVR tak kunjung ditemukan.

"Kalau tidak ketemu ya mau tidak mau, tapi investigasi akan dilanjutkan sampai selesai," kata Ketua Sub-komite Investigas Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo di Gedung KNKT, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Kamis, 29 November 2018.

KNKT telah memiliki data dari flight data recorder (FDR) yang telah ditemukan sebelumnya. KNKT telah mengunduh data yang terdapat di dalam bagian dari kotak hitam itu.


Selain itu, KNKT juga akan memanfaatkan data penunjang lain seperti dokumen operasional penerbangan. KNKT juga bakal menginvestigasi beberapa suku cadang pesawat yang dinilai memiliki informasi penting.

Baca: Alat Canggih Dikerahkan Cari CVR

Nurcahyo menyebut tim KNKT bakal berangkat ke Seattle, Amerika Serikat pada Sabtu, 1 Desember 2018. Tim KNKT bakal merekayasa ulang kecelakaan pesawat di mesin simulator yang berada di pabrik Boeing.

Namun, Nurcahyo memastikan pencarian CVR tetap dilanjutkan. KNKT sedang menunggu kapal pencarian yang sedang berada di Singapura. Kapal ini sedang mengambil sejumlah alat penunjang untuk mencari CVR.

"(alatnya) berupa alat selam, scan, penyedot lumpur, katanya (kapal) masih di Johor (mengambil alat), jadi mereka naikkan dulu," pungkas Nurcahyo.

Baca: Investigasi Insiden Lion Air Ditargetkan Selesai 12 Bulan

KNKT sebelumnya telah menemukan FDR yang merupakan bagian dari kotak hitam pesaest Lion Air PK-LQP. Namun, CVR yang berisi rekaman percakapan di kokpit pesawat masih belum ditemukan. 

Berdasarkan data FDR dan dokumen operasional penerbangan, KNKT telah mengeluarkan laporan awal. Dalam laporan awal itu terdapat dua rekomendasi yang diberikan kepada Lion Air Group. Rekomendasi pertama meminta Lion Air meningkatkan budaya keselamatan dengan menerapkan operasi manual yang baru dikeluarkan Boeing. 

Rekomendasi kedua berhubungan dengan pengisian dokumen operasional. KNKT meminta Lion Air menjamin seluruh dokumen operasional diisi dan didokumentasikan dengan tepat. 




(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id