KSAD Andika Diminta Rangkul Polri
Presiden Joko Widodo (kanan) memberi ucapan selamat kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang baru Jenderal Andika Perkasa (kiri) seusai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/11/2018). Foto: Antara/Wahyu Putro A
Jakarta: Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa diharapkan bisa meningkatkan sinergisitas antara TNI AD dengan Polri. Di bawah kepemimpinan Andika, TNI AD diyakini dapat membantu Polri mengamankan pelaksanaan Pemilu Serentak 2019.

“Saya yakin KSAD terpilih akan membawa matranya bekerja sama lebih erat dengan Polri dalam membantu pengamanan Pemilu Serentak 2019,” ujar Anggota Komisi III Ahmad Sahroni melalui keterangan tertulis, Kamis, 22 November 2018.

Harapan besar juga disampaikan politisi NasDem ini terhadap pembinaan sumber daya manusia di tubuh TNI AD. Ia berharap bentrokan antara anggota TNI AD dan Polri tak lagi terjadi. 


Sahroni juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap kebijakan menyangkut anggaran agar tak ada prajurit yang tersandung kasus korupsi. “KSAD harus menjaga institusinya bebas dari praktik korupsi,” imbuhnya.

Baca: Andika Perkasa Jadi KSAD Baru

Andika resmi dilantik sebagai KSAD oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Pengangkatannya sesuai dengan Keppres Nomor 97/TNI Tahun 2018. Andika menggantikan Jenderal Mulyono yang akan pensiun pada 2019.

Andika merupakan lulusan Akademi Militer 1987. Ia mengawali karier kemiliterannya di Grup 2/Para Komando, Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Di Kopassus, Andika sempat bertugas di satuan elite penanggulangan teror, yakni Sat 81 Gultor. 

Andika sempat menjadi kepala Dinas Penerangan TNI AD dan dipercaya sebagai Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) pada Oktober 2014. Sebelum diangkat menjadi KSAD, Andika adalah panglima Komando Strategis Angkatan Darat.





(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id