Penenggelaman kapal oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Foto: Istimewa
Penenggelaman kapal oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Foto: Istimewa

Pemerintah Tenggelamkan 13 Kapal Nelayan Asing

Nasional nelayan ilegal
Willy Datus Nai, Annisa ayu artanti • 12 Mei 2019 05:00
Natuna: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menenggelamkan kapal ikan asing terkait ilegal fishing.Penenggelaman dilakukan di Natuna, Kepulauan Riau, Belawan, dan Pontianak, Kalimantan Barat.
 
Penenggelaman yang dilakukan pada Sabtu siang, 11 Mei 2019 itu menyasar belasan kapal nelayan asing. Sebanyak tujuh kapal berbendera Vietnam ditenggelamkan di perairan Natuna, tiga kapal berbedera Malaysia di perairan Belawan, dan tiga kapal berbendera Vietnam di perairan Pontianak, Kalimantan Barat.
 
"Seluruhnya ada 13 kapal," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di lokasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penenggelaman kali ini tidak dilakukan dengan cara diledakan, namun dengan cara mengisi air pada lambung kapal. Susi menjelaskan, penenggelaman dilakukan supaya memberikan efek jera kepada para pelaku ilegal fishing. Selain itu, penenggelaman dilakukan supaya bisa menjadi rumah bagi ikan-ikan di laut.
 
"Kenapa ditenggelamkan? Satu, tidak ada kemungkinan dibeli kembali oleh yang punya. Kedua, dapat menjadi terumbu karang. Saya pikir itu keputusan yang adil kau curi ikan kau jadi rumah ikan," jelas Susi.
 
Penenggelaman kapal ini disaksikan oleh duta besar negara sahabat yakni duta besar polandia H.E Beata Stoczy?ska, duta besar armenia H.E. Mrs. Dziunik Aghajanian dan duta besar swedia H. EMarina Berg.
 
Kapal-kapal yang telah ditenggelamkan adalah barang bukti ilegal fishing yang telah memiliki kekuatan hukum tetap oleh pengadilan. Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan hingga kini ada 54 kapal yang masih berproses di pengadilan yakni pada tingkat kasasi dan banding. Kapal-kapal tersebut berbendera Vietnam, Malaysia dan Filipina.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif