Menhub Budi Karya Sumadi mengunjungi pengungsi di Pandeglang/Foto: Kemenhub
Menhub Budi Karya Sumadi mengunjungi pengungsi di Pandeglang/Foto: Kemenhub

Kebutuhan Korban Tsunami Dipastikan Segera Terpenuhi

Nasional Tsunami di Selat Sunda
Achmad Zulfikar Fazli • 24 Desember 2018 15:12
Pandeglang: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan pemerintah segera memenuhi segala kebutuhan korban tsunami di Banten dan Lampung. Budi memastikan itu di hadapan pengungsi.

"Untuk para pengungsi sesegara mungkin kebutuhan pokok di pengungsian segera dipenuhi," kata Budi saat berbicara dengan pengungsi di Pandeglang, Banten, Senin, 24 Desember 2018.

Ia mengajak pengungsi mendoakan korban hilang segera ditemukan. Ia juga menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo yang meminta warga bersabar menghadapi bencana. Saat ini, Presiden juga berkeliling mengunjungi beberapa wilayah terdampak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Baca: Penyaluran Bantuan Jalur Laut Disiapkan Jokowi ingin memastikan penanganan dampak tsunami cepat diselesaikan. Terutama evakuasi korban dan bantuan pelayanan kesehatan.

"Kita semua berduka atas musibah ini. Mari doakan saudara-saudara kita yang menjadi korban, yang meninggal dalam bencana ini, agar diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan bisa bersabar," ucap Budi.

Ikah, warga Banyu Mekar sekaligus korban tsunami, menyambut baik kehadiran Budi Karya dan Jokowi ke Tanah Jawara. Kehadiran Budi Karya dan Jokowi dinilai menujukkan pemerintah peduli dan tanggap. Ikah berharap penanganan kebutuhan mendesak khususnya untuk para korban bisa dilakukan dengan cepat.

"Di sini, di lokasi mengungsi, dibutuhkan dapur umum, selimut, tenda. Sementara yang di lokasi rumah rusak, membutuhkan bantuan rehab. Tapi kita berharap prioritas sekarang menemukan korban hilang, kasian keluarganya," tutur Ikah.

Baca: Jokowi Tinjau Penanganan Tsunami di Banten

Sejumlah relawan kemanusiaan sudah masuk lokasi-lokasi pengungsian. Mereka membantu penanganan tanggap darurat. Di lokasi yang didatangi Budi Karya pun terdapat posko Relawan Banten Bersatu.

Sekretaris Gerakan Banten Bersatu Dede Kodrat mendampingi Budi Karya menemui korban di lokasi pengungsian. Timnya bergerak sejak bencana terjadi. Mereka bersama warga bahu membahu menangani dampak bencana.

"Kami berkoordinasi dengan banyak pihak, membantu penanganan yang penting seperti menangani korban yang selamat tapi terluka, membantu warga di pengungsian, menguatkan hati para korban agar kuat dan bisa melewati musibah ini dengan tangguh," ujar Dede.

Daerah pesisir di Kabupaten Pandeglang diketahui menjadi wilayah terbanyak jumlah korban dan kerusakannya dibandingkan daerah lain.

Baca: Alat Berat Dikerahkan Mengevakuasi Korban

Tsunami di Selat Sunda menerjang pesisir Banten dan Lampung Selatan Sabtu, 22 Desember 2018 malam. Hingga pukul 07.00 WIB, 23 Desember, 281 orang tercatat meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi.

Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu-kapal rusak. Korban dan kerusakan ini terdapat di 5 kabupaten terdampak, yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran.




(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi