Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Hasyim Gautama dalam Bimbingan Teknis Penyuluh Informasi Publik Rekrutmen 2024 kepada Penyuluh Agama binaan Kementerian Agama. Dok Kominfo
Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Hasyim Gautama dalam Bimbingan Teknis Penyuluh Informasi Publik Rekrutmen 2024 kepada Penyuluh Agama binaan Kementerian Agama. Dok Kominfo

Ini Upaya Pemerintah Dorong Pemerataan Informasi

Theofilus Ifan Sucipto • 07 Februari 2024 16:14
Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus mendorong pemerataan informasi ke seluruh pelosok Tanah Air. Salah satu upayanya dengan merekrut penyuluh informasi publik (PIP) baru.
 
"Bapak dan Ibu merupakan orang-orang terpilih hasil seleksi rekomendasi dari Kementerian Agama untuk menjadi PIP," kata Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Hasyim Gautama dalam kegiatan Bimbingan Teknis Penyuluh Informasi Publik Rekrutmen 2024 kepada para Penyuluh Agama yang merupakan binaan Kementerian Agama, dilansir pada Rabu, 7 Februari 2024.
 
Penyuluh informasi publik berperan sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Sebab, pemahaman tentang program serta kebijakan pemerintah sangat diperlukan untuk mendukung PIP dalam menyampaikan informasi dengan benar, tepat, dan akurat.

Melalui pemahaman yang kuat, diharapkan penyuluh dapat memverifikasi informasi, sehingga menghindari kesalahan interpretasi, dan menyediakan penjelasan yang lebih mudah dipahami dan diterima masyarakat.
 
"PIP merupakan mitra strategis pemerintah untuk membantu melakukan kegiatan komunikasi publik melalui penyampaian informasi program dan kebijakan pemerintah, khususnya kepada masyarakat yang selama ini sulit dijangkau yakni masyarakat yang berada di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) dan daerah lain yang masih membutuhkan penyampaian informasi secara langsung atau tatap muka," ujar Hasyim.
 
Baca juga: Indonesia Kerja Sama Pengembangan Teknologi AI dengan AS dan Tiongkok

Dia berharap para penyuluh informasi publik dapat menyampaikan pesan program pemerintah dengan pendekatan berbeda.
 
"Berangkat dari kedekatan yang telah terbangun selama ini antara Bapak dan Ibu dengan komunitasnya masing-masing, tentu dapat membuat kegiatan penyampaian sebuah informasi dapat lebih diterima di hati. Dengan pendekatan khas inilah, harapannya informasi yang selama ini sulit sampai dan diterima baik oleh masyarakat dengan kondisi dan karakter tertentu, dapat terpecahkan melalui peran besar Bapak dan Ibu sekalian,” ujar dia.
 
Dia menjelaskan pada kegiatan bimtek, para peserta akan menerima materi terkait informasi program dan kebijakan pemerintah yang akan menjadi bekal dalam menjalankan tugas penyuluhan. Materi tersebut antara lain terkait Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) dan mengenai Advokasi Imunisasi untuk mendorong imunisasi bagi anak-anak terutama terkait imunisasi polio.
 
Epidemiolog Ahli Madya Kementerian Kesehatan Vivi Voronika menilai peran PIP sangat sentral. Terutama dalam menyampaikan penyuluhan kepada masyarakat.
 
“Ayo kita bergerak agar anak-anak kita sehat, kami tidak bisa tanpa dibantu penyuluh yang berhubungan langsung dengan Masyarakat sehingga kami berharap dorongan imunisasi ini bisa ditularkan. Anak berhak hidup sejahtera, bagaimana anak kita bisa hidup Sejahtera kalua dia terkena penyakit menular seperti polio yang tidak ada obatnya,” ucap Vivi.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Novaria Sulistyo membekali pengetahuan mengenai informasi kepesertaan dan manfaat Jamsostek kepada para PIP.
 
“Penyuluh ini merupakan garda terdepan untuk memberikan literasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Novaria.
 
Dengan bantuan para penyuluh diharapkan Indonesia dapat kembali mencapai nol kasus polio. Sehingga, anak-anak Indonesia bisa tumbuh dan berkembang menjadi SDM yang unggul, serta program Jamsostek dapat terinformasi secara masif kepada masyarakat.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ABK)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>