medcom.id, Jakarta: Hingga malam ini warga masih memadati lokasi kebakaran gerbong kereta api Walahar Express akibat tabrakan sore tadi. Warga berdatangan ke lokasi sejak api masih menyala hingga padam.
"Di lokasi masih banyak warga yang ingin melihat," kata wartawan Metro TV, Jean Willyam, yang meliput di lokasi.
Pantauan di lokasi, kereta yang terbakar masih berada di rel. Petugas masih berupaya mengevakuasi. Warga hanya boleh melihat dari jarak sekitar sepuluh kilometer. Dikabarkan, dua orang tewas dalam kejadian ini.
Akibat kebakaran kereta, seluruh relasi kereta listrik (KRL) dibatalkan. Arus listrik di sekitar stasiun juga dipadamkan.
Kereta api Walahar Ekspress relasi Tanjung Priok-Purwakarta ditabrak sebuah minibus di perlintasan Pasar Senen. Akibatnya, beberapa gerbong kereta terbakar.
<iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/Dkq6AlZK" frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe>
medcom.id, Jakarta: Hingga malam ini warga masih memadati lokasi kebakaran gerbong kereta api Walahar Express akibat tabrakan sore tadi. Warga berdatangan ke lokasi sejak api masih menyala hingga padam.
"Di lokasi masih banyak warga yang ingin melihat," kata wartawan
Metro TV, Jean Willyam, yang meliput di lokasi.
Pantauan di lokasi, kereta yang terbakar masih berada di rel. Petugas masih berupaya mengevakuasi. Warga hanya boleh melihat dari jarak sekitar sepuluh kilometer. Dikabarkan, dua orang tewas dalam kejadian ini.
Akibat kebakaran kereta, seluruh relasi kereta listrik (KRL) dibatalkan. Arus listrik di sekitar stasiun juga dipadamkan.
Kereta api Walahar Ekspress relasi Tanjung Priok-Purwakarta ditabrak sebuah minibus di perlintasan Pasar Senen. Akibatnya, beberapa gerbong kereta terbakar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)