Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan kampanye Beli Kreatif Danau Toba. Foto: BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan kampanye Beli Kreatif Danau Toba. Foto: BPMI Setpres

Dorong Daya Saing UMKM, Jokowi Resmikan Kampanye Beli Kreatif Danau Toba

Nasional Pariwisata presiden jokowi UMKM wisata danau toba danau toba
Theofilus Ifan Sucipto • 20 Februari 2021 20:26
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan kampanye Beli Kreatif Danau Toba. Kampanye itu membuat pelaku kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki daya saing untuk mempromosikan keindahan Danau Toba, Sumatra Utara.
 
“Kampanye ini akan dilengkapi dengan edukasi dan pendampingan bagi para pelaku kreatif dan UMKM untuk bisa benar-benar maju di industri digital,” kata Jokowi saat meresmikan Beli Kreatif Danau Toba secara virtual, Sabtu, 20 Februari 2021.
 
Menurut dia, Beli Kreatif Danau Toba salah satu turunan dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Pada 2020, Gernas BBI sukses memberdayakan pelaku kreatif dan UMKM.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemerintah Gaet Produsen Toilet Asal Swiss Investasi di Danau Toba
 
“Pada 2020 Gernas BBI berhasil mengajak lebih dari 3,8 juta pelaku kreatif dan UMKM ke platform e-commerce untuk bisa meluaskan potensi pasar hingga nasional bahkan mancanegara,” papar Jokowi.
 
Kepala Negara optimistis Beli Kreatif Danau Toba juga bakal menghasilkan dampak positif. Pasalnya, kawasan Danau Toba memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan.
 
“Danau Toba sudah sangat dikenal. Misalnya Ulos yang sudah mendunia dan kopi sidikalang yang sangat tersohor,” terang Jokowi.
 
Kawasan Toba, kata Jokowi, juga diperkaya dengan bentangan danau vulkanik. Keindahan itu diyakini menarik turis dari dalam dan luar negeri sehingga menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
 
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga memperkenalkan aplikasi jaringan pariwisata hub atau JP Hub. Aplikasi ini menjadi pintu pengetahuan, pencarian, hingga pemesanan destinasi wisata dari tingkat provinsi hingga desa.
 
“Waktunya pariwisata Indonesia tumbuh bersama ekonomi kreatifnya,” tutur dia.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif