Jakarta: Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan mobile laboratorium Bio Safety Level-2 (BSL-2) atau lab drive thru. Fasilitas berstandar organisasi kesehatan dunia (WHO) itu siap beroperasi secara massal dalam waktu dekat.
"Kami telah merampungkan pembangunan mobile Lab, atau Laboratorium Bio Safety Level 2 (BSL-2), yang dapat beroperasi secara mobile," kata Kepala BPPT Hammam Riza dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis, 21 Mei 2020.
Mobile Lab BSL-2 ini dibangun di atas kontainer untuk memudahkan mobilisasi dan pengiriman ke berbagai daerah. Fasilitas ini untuk memudahkan pelaksanaan uji polymerase chain reaction (PCR) mendeteksi paparan korona atau (covid-19).
Lab drive thru juga dilengkapi bio-safety cabinet, dan sistem pemprosesan limbah medis. Perlengkapan itu untuk mencegah virus menginfeksi penguji atau ke luar lingkungan.
Baca: Pasien Korona Bertambah 973 Orang Hari Ini
Hamam menjamin keamanan lingkungan laboratorium portabel itu. Alur pengujian telah dibuat satu arah (unidirectional flow) untuk mencegah kontaminasi.
"Sistem pencatatan sampel dan pelaporan hasil juga terintegrasi, mencegah kesalahan pelaporan," beber Hammam.
Keunggulan lab drive thru yakni mobilisasi tinggi dengan pengoperasian yang cepat dan membantu pengolahan sampel dari rumah sakit dan laboratorium. Sementara rumah sakit yang sudah mengoperasikan mobile lab BSL-2 ini ialah Rumah Sakit Ridwan Meuraksa, Jakarta Timur.
Jakarta: Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan
mobile laboratorium Bio Safety Level-2 (BSL-2) atau lab
drive thru. Fasilitas berstandar organisasi kesehatan dunia (WHO) itu siap beroperasi secara massal dalam waktu dekat.
"Kami telah merampungkan pembangunan m
obile Lab, atau Laboratorium Bio Safety Level 2 (BSL-2), yang dapat beroperasi secara
mobile," kata Kepala BPPT Hammam Riza dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis, 21 Mei 2020.
Mobile Lab BSL-2 ini dibangun di atas kontainer untuk memudahkan mobilisasi dan pengiriman ke berbagai daerah. Fasilitas ini untuk memudahkan pelaksanaan uji
polymerase chain reaction (PCR) mendeteksi paparan korona atau (covid-19).
Lab
drive thru juga dilengkapi bio-safety
cabinet, dan sistem pemprosesan limbah medis. Perlengkapan itu untuk mencegah virus menginfeksi penguji atau ke luar lingkungan.
Baca: Pasien Korona Bertambah 973 Orang Hari Ini
Hamam menjamin keamanan lingkungan laboratorium portabel itu. Alur pengujian telah dibuat satu arah (unidirectional flow) untuk mencegah kontaminasi.
"Sistem pencatatan sampel dan pelaporan hasil juga terintegrasi, mencegah kesalahan pelaporan," beber Hammam.
Keunggulan lab
drive thru yakni mobilisasi tinggi dengan pengoperasian yang cepat dan membantu pengolahan sampel dari rumah sakit dan laboratorium. Sementara rumah sakit yang sudah mengoperasikan mobile lab BSL-2 ini ialah Rumah Sakit Ridwan Meuraksa, Jakarta Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)