Jejak Hidup Dawam Rahardjo dari Ekonom Hingga Pemuka Agama

Suci Sedya Utami 30 Mei 2018 23:35 WIB
tutup usia
Jejak Hidup Dawam Rahardjo dari Ekonom Hingga Pemuka Agama
M Dawam Rahardjo. Foto: Antara
Jakarta: Cendekiawan muslim M Dawam Rahardjo menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta malam ini, Rabu, 30 Mei 2018 pukul 22.55 WIB.

Dawam begitu ia disapa lahir di Solo pada 20 April 1942. Dawam adalah anak sulung dari delapan bersaudara dari pasangan Muhammad Zuhdi Rahardjo dan Muthmainnah.

Dirinya memulai pendidikan di Madrasah Bustanul Athfal Muhammadiyah (setara TK) Kauman. Kemudian melanjutkan pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah di Masjid Besar Solo. 


Dawam dikenal sebagai sosok berprestasi. Hal tersebut dibuktikan pada saat melanjutkan ke sekolah dasar di Sekolah Rakyat Logi Wetan, Dawam langsung ditempatkan di kelas dua.

Setelah lulus sekolah dasar ia melanjutkan ke SMP 1 Solo dan lulus pada 1957, dan melanjutkan pendidikan di SMA Manahan hingga lulus pada 1961.

Setelah tamat SMA, dirinya mendapatkan kesempatan mengikuti American Field Service (AFS) dan menjadi siswa di Borach High School, Idaho, AS selama satu tahun.

Ketika kembali ke tanah air, Dawam melanjutkan studinya di Fakultas Ekonomi UGM dan memperoleh gelar sarjana di tahun 1969.

Dawam terkenal sebagai ekonom dan tokoh agama. Ia pun aktif menulis dan telah banyak melahirkan karyanya melalui buku di bidang ekonomi maupun keislaman.

Beberapa karyanya yang terkenal adalah "Esai-esai Ekonomi Islam", "Intelektual, Intelegensia, dan Perilaku Politik Bangsa", "Risalah Cendekiawan Muslim", "Perspektif Deklarasi Makkah, Menuju Ekonomi Islam", "Masyarakat Madani, Kelas Menengah dan Perubahan Sosial", "Ensiklopedia Al-Quran, Tafsir Sosial Berdasarkan Konsep-Konsep Kunci", "Islam dan Transformasi Sosial-Ekonomi", dan "Islam dan Transformasi Sosial Budaya".

Sepanjang karirnya, ia pernah dinobatkan menjadi Guru Besar Ekonomi Pembangunan di Universitas Muhammadiyah Malang sekaligus menjadi Rektor Universitas 45 Bekasi di tahun 1993.

Dirinya juga pernah menjabat sebagai staf di Departemen Kredit Bank of America, Jakarta. Namun setelah itu dia bergabung sebagai staf peneliti Lembaga Penelitian dan Pembangunan Ekonomi-Sosial (LP3ES) hingga akhirnya berhasil menduduki posisi direktur serta banyak membentuk LSM.

Di bidang agama, Dawam dikenal sebagai penggali al-Quran dan banyak mempelajari buku tafsir. Lebih jauh ia juga menelusuri arti pluralisme dan toleransi dalam kehidupan beragama.



(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id