Polri. Ilustrasi. (Medcom.id)
Polri. Ilustrasi. (Medcom.id)

5.746 Anggota Polri Siap Amankan Pelaksanaan Presidensi G20

Siti Yona Hukmana • 27 September 2022 14:30
Jakarta: Polri siap mengamankan kegiatan Presidensi G20 yang digelar di Nusa Dua, Bali, November 2022. Ribuan pasukan dikerahkan agar forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU) itu sukses dilaksanakan.
 
"Kepolisian menyiapkan sebanyak 5.746 personel," kata Asisten Kapolri bidang Operasi (Asops) Irjen Agung Setya Imam Effendi, dalam keterangan tertulis, Selasa, 27 September 2022.
 
Polri juga disebut bakal menyiapkan personel cadangan menyesuaikan kondisi di lapangan. Ada 1.600 personel cadangan siap mengamankan kegiatan internasional itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Polri juga siapkan kendaraan khusus berupa kapal, helikopter, dan mobil pengawalan," ujar jenderal bintang dua itu.
 
Agung mengatakan personel yang dikerahkan berasal dari Mabes Polri, Polda Bali, dan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain itu, Polri juga bakal menggandeng TNI, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas dan stakeholder lainnya.
 
Agung menyebut pengamanan dan pengawalan itu dilakukan untuk memastikan kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau delegasi lainnya aman. Termasuk untuk menghindari potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
 
Pengamanan dan pengawalan itu dilakukan mulai dari bandara, jalur dan area hotel, serta lokasi berlangsungnya KTT Presidensi G20. Pengamanan itu dilakukan dengan merujuk protokol dan prosedur pengamanan internasional.

Baca: Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas Jadi Fokus Pertemuan Menteri Pariwisata G20


Ada lima kawasan menjadi titik fokus pengamanan Polri. Yakni Seminyak, Jimbaran, Sanur, Nusa Dua Utara, dan Nusa Dua Selatan.
 
"Diprioritaskan karena semua kegiatan delegasi maupun presiden akan berlangsung di sana," ucap Agung.
 
Polisi juga akan menyiapkan strategi rekayasa di 10 ruas jalan. Sebanyak 4.600 CCTV telah terkoneksi ditambah 1.500 body worn untuk semua petugas di lapangan.
 
"Kita menyiapkan perlengkapan yang kita butuhkan mulai dari checkdoor, X-Ray, kendaraan, kemudian kendaraan khusus untuk penanganan-penanganan khusus, demikian juga sampai ke kapal dan helikopter serta kendaraan pengawalan," papar Agung. 
 
Kegiatan Presidensi G20 yang digelar selama 10 hari dari tanggal 7-17 November 2022 itu akan menggunakan kendaraan listrik. Sebagai upaya dorongan penyelenggaraan ramah lingkungan. 
 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif