Dirut LPP RRI Mohammad Rohanudin (kiri) dan Dirut LPP TVRI Helmy Yahya (kanan) mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan. Antara Foto/M Adimaja
Dirut LPP RRI Mohammad Rohanudin (kiri) dan Dirut LPP TVRI Helmy Yahya (kanan) mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan. Antara Foto/M Adimaja

Dewan Pengawas TVRI Copot Dirut Helmy Yahya

Nasional tvri
Antara • 17 Januari 2020 10:08
Jakarta: Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI memberhentikan Helmy Yahya dari jabatan direktur utama. Kabar pemberhentian Helmy Yahya dari jabatannya itu dibenarkan anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan.
 
"Benar. Besok (Jumat, red.) Pak Helmy bikin konferensi pers (terkait kabar pemberhentian itu)," kata Farhan seperti yang dilansir Antara, 17 Januari 2020.
 
Dia tidak mengomentari lebih lanjut soal surat pemberhentian itu. Namun, Farhan mengatakan pemberhentian Helmy harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2005 pasal 22 sampai pasal 25.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dewan Pengawas TVRI harus bisa membuktikan bahwa pemberhentian sesuai Pasal 22 sampai dengan 25 PP Nomor 13/2005. Kalau tidak bisa membuktikan maka bisa menimbulkan sengketa hukum," kata Farhan.
 
Ia menambahkan, Dewas TVRI juga harus bisa menjaga agar sengketa hukum tersebut tidak mengganggu kinerja TVRI. Seluruh gerak-gerik dan kinerja TVRI diawasi langsung Kementerian Komunikasi dan Informatika dan DPR RI.
 
Belum ada konfirmasi resmi dari Ketua Dewas TVRI Arief Hidayat Thamrin dan pihak Helmy Yahya. Telepon keduanya tak dapat terhubung saat berusaha dikonfirmasi Antara.
 
Tersiar undangan oleh Helmy Yahya di kalangan media usai surat pemberhentiannya beredar. Surat pencopotan Helmy dari jabatannya ini ditandatangani Ketua Dewan Pengawas TVRI Arief Hidayat Thamrin pada Kamis, 16 Januari 2020.
 
Dewas TVRI menonaktifkan Dirut TVRI Helmy Yahya lewat Surat Keputusan Nomor 3 Tahun 2019 pada hari Rabu, 4 Desember 2019. Direktur Teknik TVRI Supriyono ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama TVRI.
 
Menanggapi surat keputusan tersebut, Helmy Yahya juga mengirimkan surat kepada Dewan Pengawas TVRI dan menyatakan bahwa dirinya masih merupakan Direktur Utama TVRI yang sah periode 2017-2022 dan akan tetap menjalankan tugas.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif