Menkominfo Rudiantara (kanan) bersama Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis (kiri)  dalam rapat kerja terkait pembahasan IPP 10 Lembaga Penyiaran Swasta di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/10) - ANT/Pupa Perwitasari
Menkominfo Rudiantara (kanan) bersama Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis (kiri) dalam rapat kerja terkait pembahasan IPP 10 Lembaga Penyiaran Swasta di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/10) - ANT/Pupa Perwitasari

Menkominfo Harapkan Peran KPI Lebih Baik dalam Mengontrol Penyiaran

Intan fauzi • 11 November 2016 04:40
medcom.id, Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara berharap kinerja Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bisa jauh lebih baik. Apalagi, KPI baru menetapkan sembilan komisioner terpilih pada Juli lalu.
 
"Mudah-mudahan jauh lebih baik lah karena memang pemerintah bersama dengan DPR ingin peran KPI yang lebih bagus lagi, yang lebih baik lagi, yang lebih kuat lagi untuk kita peroleh industri penyiaran yang lebih baik," jelas Rudiantara usai menghadiri Anugerah KPI 2016 di Gedung Transmedia, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2016) malam.
 
Rudiantara juga mengapresiasi penyelenggaraan acara Anugerah KPI 2016. Ia meminta, frekuensi digunakan oleh Lembaga Penyiaran untuk menghadirkan tayangan yang mengedukasi masyarakat.

"Tayangan-tayangan yang bersifat tuntunan, yang bersifat edukasi bagi masyarakat secara umum, dan saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh teman-teman KPI ini," jelas dia.
 
Peran KPI dalam pengawasan penyiaran, baik televisi maupun radio, tak hanya menegur dan mengeluarkan peringatan pada para pelaku penyiaran. Melalui penghargaan seperti Anugerah KPI, kata Rudiantara, bisa memotivasi insan penyiaran untuk berkembang.
 
"Sekali-sekali anugerah lah. Ini sebagai bentuk apresiasi kepada insan penyiaran baik televisi maupun radio di Indonesia," ujar Rudiantara.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan