Menteri Sosial Khohifah Indar Parawansa (Foto:Antara/Akbar Nugroho Gumay)
Menteri Sosial Khohifah Indar Parawansa (Foto:Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Khofifah Kebanjiran Surat Dukungan Gelar Pahlawan Lafran Pane

Nasional pahlawan
Dheri Agriesta • 10 November 2017 04:03
Jakarta: Presiden Joko Widodo memberikan gelar pahlawan nasional kepada Lafran Pane dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemberian gelar pahlawan nasional kepada Lafran Pane banyak mendapatkan dukungan dari perguruan tinggi dan gubernur.
 
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengaku kaget dengan banyaknya dukungan yang diterima untuk memberikan gelar pahlawan kepada Lafran Pane. Meski terkenal sebagai pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dukungan justru muncul dari perguruan tinggi.
 
"Surat dari perguruan tinggi itu sangat banyak untuk mendukung Pak Lafran Pane," kata Khofifah dalam sebuah diskusi di Kementeri Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis 9 November 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Khofifah menyebut, dukungan tak hanya diberikan perguruan tinggi. Setidaknya hampir seluruh Gubernur di Indonesia juga mengirimkan surat dukungan untuk mengangkat Lafran Pane.
 
Namun, Khofifah menegaskan, surat dukungan itu tak memengaruhi penilaian dari tim gabungan yang ditugaskan meneliti kepatutan pemberian gelar pahlawan nasional. Hanya saja, Khofifah ingin meluruskan anggapan publik yang menilai pemberian kepahlawanan Lafran berasal dari partai politik.
 
"Jadi agak jauh dari yang diprasangkakan, bahwa dalam sejarah beliau pendiri HMI, beliau punya komitmen mendirikan Indonesia, sangat kuat digoda mendirikan negara Islam tapi beliau menolak, dan peran menunjukkan dedikasi kepada NKRI sangat kuat," jelas Khofifah.
 
Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada empat tokoh nasional. Mereka adalah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, Laksamana Malahayati, Sultan Mahmud Riayat Syah, dan Lafran Pane.
 
Keempatnya berasal dari daerah yang berbeda. Zainuddin berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Malahayati dari Aceh, Mahmud Riayat dari Kepulauan Riau, dan Lafran Pane dari Daerah Istimewa Yogyakarta.
 
Penerimaan gelar pahlawan ini diwakilkan oleh ahli waris keempat tokoh nasional tersebut. Sejumlah pejabat negara hadir dalam pemberian gelar pahlawan ini. Di antaranya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, serta Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif