Pendidikan Karakter, Kunci Hadapi Bonus Demografi

Gervin Nathaniel Purba 28 April 2018 10:32 WIB
berita dpd
Pendidikan Karakter, Kunci Hadapi Bonus Demografi
Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis (Foto:Dok)
Semarang: Indonesia akan menghadapi bonus demografi tahun 2045. Untuk menghadapinya, sejak saat ini Indonesia harus mulai mempersiapkan diri dengan membangun generasi emas melalui pendidikan karakter dan mendidik dengan cinta.

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi cara untuk membangun generasi emas tersebut.

"Dari PAUD kita akan memulai. Dan para tenaga pendidik PAUD kita menaruh harapan besar untuk generasi akan datang. Tentunya tak terlepas dari peran keluarga,” ujar Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis, saat seminar Pendidikan Karakter Pendidik PAUD se-Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 27 April 2018.


Menurutnya anak adalah investasi masa depan suatu negara dan merupakan aset bangsa. Artinya sebagai awal mata rantai manusia yang menentukan kondisi bangsa di masa depan. “Kualitas negara ditentukan oleh anak bangsa sebagai generasi penerus,” katanya.

Senator asal Sumatera Utara ini menyayangkan tenaga pendidik PAUD sejauh ini belum ada payung hukumnya. Sehingga nasib para tenaga pendidik PAUD kurang mendapatkan perhatian serius. 

“Kita tahu pendapatan tenaga pendidik PAUD seperti apa. Namun ia harus dituntut profesional dan tanggung jawab yang besar dalam pendidikan karakter anak kita,” tuturnya.

Dirinya juga berjanji DPD RI akan terus memperjuangkan nasib tenaga pendidik PAUD baik dari kesejahteraannya maupun perlindungannya. Pada dasarnya, tenaga pendidik PAUD kurang lebih sama dengan nasib para guru honorer. 

“Namun merekalah tulang punggung dari generasi emas 2045 kita. Apapun nasib mereka,” ujarnya.

Menurutnya, bukan menjadi perkara mudah dalam mensukseskan bonus demografi karena tantangan bangsa yang kini sedang dihadapi adalah narkoba dan seks bebas. “Untuk menghadapi bonus demografi bukan perkara mudah. Sejauh ini kita telah dipusingkan oleh narkoba dan seks bebas,” ungkap dia.

Khusus untuk Jawa Tengah, Darmayanti menambahkan sebentar lagi akan mengadakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Tentunya ia berharap gubernur yang akan datang perlu memperhatikan nasib tenaga pendidik PAUD. “Gubernur yang baru nanti mau siapa saja harus memperhatikan nasib tenaga pendidik PAUD,” ucapnya.




(ROS)