Banyak Negara Tertarik Pelajari Program Dana Desa dan Prukades

M Studio 08 Mei 2018 12:20 WIB
Berita Kemendes PDTT
Banyak Negara Tertarik Pelajari Program Dana Desa dan Prukades
Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo, dalam kunjungan kerja di Bali, Selasa, 7 Mei 2018 (Foto:Dok)
Jakarta: Sebanyak 17 negara berkembang dari kawasan Asia Pasifik membentuk tim yang dikirim ke Indonesia guna mengamati dan mempelajari program Dana Desa dan Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) karena dinilai dapat mengurangi angka kemiskinan.

Hal itu disampaikan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo, dalam kunjungan kerja di Bali, Selasa, 7 Mei 2018.

Menteri Eko menyampaikan bahwa program Dana Desa adalah yang pertama di dunia dan memiliki pendekatan berbeda dari negara-negara berkembang. Dana desa yang dikucurkan dari pemerintah pusat bukan hanya untuk mengelola administrasi pemerintahan saja.


"Pemerintah pusat memberikan dana yang cukup besar kepada desa bukan hanya untuk mengelola administrasi pemerintahannya saja. Tapi juga untuk mengelola keuangan dan pemberdayaan ekonomi di desa," katanya.

Mengenai Prukades, Mendes PDTT menyampaikan bahwa pemerintah pusat mengarahkan agar desa dapat membentuk suatu kluster ekonomi yang nantinya melibatkan semua pemangku kepentingan di desa, yakni masyarakat, pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan perbankan.

Pendekatan program Prukades melibatkan semua stakeholder. Program tersebut menarik minat lembaga internasional dan negara berkembang lainnya. Mereka mengirim tim ke Indonesia untuk mempejari lebih lanjut supaya bisa diterapkan di negara masing-masing.

"Ada 17 negara Asia Pasifik sudah mengirim timnya. Malaysia juga sudah mengirim delegasi ke Indonesia untuk mempelajari Prukades dan dana desa," kata Menteri Eko.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id