medcom.id Jakarta: Keluarga korban metromini maut berharap agar tak ada lagi korban akibat kecelakaan metromini. Dia berharap polisi dapat melakukan razia terhadap sopir metromini yang ugal-ugalan.
"Saya pribadi hukuman saya serahkan semua ke pihak berwajib. Selain itu saya meminta dinas yang bersangkutan dengan metromini 92 jurusan grogol segera ditertibkan," papar paman almarhum Azam, Paman korban Hardi, Rabu (16/12/2015).
Dia menambahkan, keluarga ikhlas atas kepergian Azam. "Tidak ada pesan atau firasat apapun Cuma merasa kaget dan dikira orang lain saat diberitahu," ucapnya.
Azam 7, tewas akibat ditabrak Metromini 92 jurusan Grogol-Ciledug Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat. Sementara sang Ibu Muntiarsih menderita luka di bagian kepala dan punggung. Saat ini Muntiarsih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Permata Hijau.
Kecelakaan tersebut menyulut amarah massa. Massa menghakimi sopir dan menghancurkan kaca Metromini tersebut. Sopir Metromini diamankan polisi di Polsek Kembangan, Jakarta Barat.
medcom.id Jakarta: Keluarga korban metromini maut berharap agar tak ada lagi korban akibat kecelakaan metromini. Dia berharap polisi dapat melakukan razia terhadap sopir metromini yang ugal-ugalan.
"Saya pribadi hukuman saya serahkan semua ke pihak berwajib. Selain itu saya meminta dinas yang bersangkutan dengan metromini 92 jurusan grogol segera ditertibkan," papar paman almarhum Azam, Paman korban Hardi, Rabu (16/12/2015).
Dia menambahkan, keluarga ikhlas atas kepergian Azam. "Tidak ada pesan atau firasat apapun Cuma merasa kaget dan dikira orang lain saat diberitahu," ucapnya.
Azam 7, tewas akibat ditabrak Metromini 92 jurusan Grogol-Ciledug Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat. Sementara sang Ibu Muntiarsih menderita luka di bagian kepala dan punggung. Saat ini Muntiarsih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Permata Hijau.
Kecelakaan tersebut menyulut amarah massa. Massa menghakimi sopir dan menghancurkan kaca Metromini tersebut. Sopir Metromini diamankan polisi di Polsek Kembangan, Jakarta Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)