ANT/Gino F Hadi
ANT/Gino F Hadi

Serunya Adu Domba di Desa Wisata Ciburial

Patricia Vicka • 25 Mei 2014 19:13
medcom.id, Garut: Menginjakkan kaki di Desa Ciburial, pengunjung langsung disambut dengan pemandangan asri pedesaan dengan hamparan sawah hijau dan deretan bukit biru sebagai latar belakangnya. Rumah-rumah tradisional berbahan dasar anyaman bambu pun berdiri kokoh di pinggir dan tengah empang kecil yang berada di pinggir sawah.
 
Ciburial merupakan desa wisata yang dibangun pada tahun 2013 oleh PT Chevron Geothermal Indonesia sebagai bagian dari program Corporate Sosial Responsibility (CSR).
 
Desa ini merupakan bagian dari Desa Sukalaksana, yang terletak di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Letaknya berada di antara 800 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut.

Bentuknya yang masih tradisional serta belum banyak tersentuh dengan modernisasi membuat sensasi kehidupan pedesaannya masih terasa.
 
Kehidupan masyarakat Desa Sukalaksana begitu sederhana. Mereka mengelola lahan-lahan pertanian guna menghidupi keluarga dan sebagian lainnya bergerak di bidang industri rumah tangga serta perdagangan.
 
Komoditi pertanian yang menjadi andalan dari Desa Sukalaksana adalah sawi, cabai, dan tomat. Sementara untuk industri rumah tangga banyak didominasi oleh kerajinan tangan akar wangi, baik berupa tas dan home decoration, dan industri lainnya seperti tas lipat, pandai besi, dan berbagai usaha makanan khas daerah.
 
Menariknya di sini, kita bisa menyaksikan atraksi tradisional khas masyarakat Sunda, salah satunya adu domba Garut. Domba Garut adalah salah satu domba yang terkenal dengan ketangkasannya dan merupakan salah satu domba lokal terbaik di Indonesia.
 
Seni ketangkasan itu merupakan peninggalan leluhur yang eksistensinya masih ada sampai sekarang. Adu domba biasa dilaksanakan setiap tahun dengan sistem kompetisi. Hampir setiap bulan, kegiatan ini dilaksanakan bergilir di daerah-daerah.
 
Jika Anda berkunjung ke desa wisata Ciburial, Anda bisa mengambil paket pertunjukan adu domba yang disiapkan oleh pengelola. Dalam pertunjukkan Adu Domba, para domba akan saling beradu membenturkan tanduk kokoh mereka satu sama lain. mereka beradu secara berulang-ulang hingga salah satu domba merasa pusing dan lari menjauh.
 
Hati-hati bagi Anda yang tidak kuat pada bunyi-bunyian ngilu karena suara saat tanduk dua domba beradu bisa saja membuat Anda sakit kepala.
 
Sambil melihat atraksi adu domba, anda akan disuguhkan makan siang khas ala Sunda yang nikmat. Beragam menu khas Sunda akan disajikan pada anda seperti Nasi Timbel, nasi Bakar, Sayur Asem, Ikan bakar, Ikan pepes, Ayam bakar, dodol garut, Rangginang dan lalapan.
 
Untuk dapat berwisata di Desa Ciburial, Anda cukup hanya merogoh kocek Rp150.000 per orang dengan minimal 15 orang yang hadir. Dengan uang sebesar itu, Anda bisa berwisata satu hari untuk menonton atraksi adu domba, mencoba bercocok tanam padi, memancing ikan, menanam sayuran, dan masih banyak lagi kegiatan tradisional khas pedesaan yang disiapkan dalam paket-paket yang bisa anda pilih sendiri.
 
Jika ingin mengunjungi desa ini, anda harus menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit dari pusat kota Garut atau sekitar tiga jam dari Bandung. Jika sudah tiba di ujung desa, Anda bisa langsung menghubungi pengelola desa untuk dijemput.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JCO)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>