Skybridge atau jembatan penghubung di Stasiun Batu Ceper, Tangerang, diresmikan. Foto: Sri Yanti Nainggolan/Medcom.id
Skybridge atau jembatan penghubung di Stasiun Batu Ceper, Tangerang, diresmikan. Foto: Sri Yanti Nainggolan/Medcom.id

Skybridge di Stasiun Batu Ceper Diresmikan

Nasional jembatan
Sri Yanti Nainggolan • 18 Juli 2019 16:56
Jakarta: Stasiun Batu Ceper kini dilengkapi skybridge atau jembatan penghubung. Jembatan multiguna tersebut menghubungkan jalur penumpang commuter line (KRL) dengan Kereta Api Bandara.
 
"Pembangunan skybridge adalah upaya PT Kereta Api dalam meningkatkan pelayanan. Diharapkan skybridge menjadi interkoneksi antara penumpang KRL dan KA Bandara," ujar Corporate Deputy Director of Development PT KAI, Rochsjid Budiantoro, dalam acara peresmian skybridge di Stasiun Batu Ceper, Tangerang, Kamis, 18 Juli 2019.
 
Luas skybridge mencapai 167 meter persegi dengan panjang 26,5 meter dan lebar 6,5 meter. Pembangunan jembatan penghubung akan dilanjutkan untuk ke arah Terminal Poris Plawad.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, pemerintah kota (pemkot) Tangerang menyambut baik pembangunan skybridge ini. Pemkot Tangerang segera mengupayakan pembangunan jembatan penghubung menuju Terminal Poris Plawad. Apalagi, mobilitas pengguna kereta di Stasiun Batu Ceper cukup padat.
 
"Ini memudahkan masyarakat untuk perjalanan kereta api. Apalagi penumpang KRL sudah padat dan kami (pemkot) lebih nyaman menuju kota menggunakan KA Bandara," ujar Sekretaris Daerah Kota Tangerang Tatang Sutisna.
 
Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro berharap keberadaan skybridge membuat penumpang KRL dan KA Bandara semakin nyaman. "Sebelumnya (penumpang) punya kesulitan karena harus menyeberang di bawah (melewati rel KA). Ini jauh lebih nyaman, aman, dan lebih cepat," kata dia.
 
Edi juga berharap skybridge cepat terhubung dengan terminal, seperti di Solo. Skybridge menghubungkan Stasiun Balapan dengan Terminal Tirtonadi.
 
Pembangunan skybridge dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan pada 2017-2018 yang berbarengan dengan pembangunan Stasiun KA Bandara Batu Ceper. Tahap dua dimulai pada Maret-Juni 2019.
 
Stasiun Batu Ceper berada di jalur Tangerang-Duri. Rata-rata jumlah penumpang setiap harinya adalah 3 ribu orang. Sementara itu, penumpang harian KA bandara mencapai 1.000 orang per hari.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif