Jakarta: Wakil Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Alue Dohong menjelaskan pemerintah tengah berupaya menggalakkan rehabilitasi mangrove. Hal itu dilakukan guna mentransformasi ekonomi Indonesia ke arah ekonomi hijau.
"Itu penting dalam rangka mendorong arah perekonomian kita ke depan yang bertranformasi dari konvensional yang berbasis bahan bakar fosil menjadi ekonomi yang ramah lingkungan berkelanjutan," ujar Alue dalam konferensi pers secara virtual, Senin, 11 Oktober 2021.
Alue menyebut upaya rehabilitas mangrove dilakukan sebagai komitmen Indonesia dalam mengendalikan perubahan iklim global. Mangrove diharapkan dapat menjadi ponyokong terbesar dalam ekonomi hijau.
"Kalau kita bicara green economy berarti nanti bisa carbon trading dan seterusnya termasuk pencapaian NDC (Nationaly Determined Contribution) kita," kata dia.
Baca: Jokowi Berharap Banyak pada Hutan Mangrove, Ini Manfaatnya
Selain itu, mangrove merupakan bagian penting dalam ekosistem sekuestrasi dan penyerapan karbon. Sebab, mangrove yang masih dalam kondisi baik merupakan tempat menyekuetrasi karbon dioksida yang disimpan dalam bentuk biomassa pohon atau karbon.
"Dan juga menyimpan karbon yang luar biasa sebetulnya di tanahnya sendiri atau sering disebut dengan burial carbon yang tersimpan di tanahnya mangrove. Nah ini potensi besar kita dalam rangka juga konteks blue carbon economy," kata dia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan