ilustrasi/medcom.id
ilustrasi/medcom.id

PPKM Luar Jawa-Bali Dilanjutkan Hingga 6 Desember

Nasional covid-19 pandemi covid-19 PPKM PPKM luar Jawa-Bali PPKM Diperpanjang
Ferdian Ananda • 22 November 2021 21:32
Jakarta: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali, dilanjutkan selama dua minggu. Terhitung 23 November hingga 6 Desember 2021.
 
Pada periode ini, pemerintah memasukkan indikator capaian vaksinasi sebagai parameter penentuan level PPKM di kabupaten/kota. Daerah dengan vaksinasi dosis pertama di bawah 50 persen dinaikkan 1 level PPKM.
 
“Khusus di luar Jawa-Bali, dilakukan perpanjangan 23 November-6 Desember untuk dua minggu, dengan penerapan dilihat dari dosis vaksinasi, yang kurang dari 50 persen dinaikkan 1 level PPKM,” kata Airlangga dilansir dari Media Indonesia, Jakarta, Senin, 22 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Airlangga memerinci terdapat 109 kabupaten/kota di level 3, 200 kabupaten/kota di level 2, dan 77 kabupaten/kota di level 1 PPKM. Sementara itu, untuk level provinsi tidak ada daerah di level asesmen 3 dan 4, 20 provinsi di level 2, serta 7 provinsi di level 1.
 
Di kesempatan yang sama, Airlangga menyampaikan perkembangan kasus aktif dan kasus harian covid-19 yang terus mengalami penurunan. Kasus aktif nasional per 21 November 2021, ada 8.126 kasus atau 0,19 persen dari total kasus.
 
Baca: Pemerintah Pelototi Perkembangan Kasus Covid-19 di Daerah
 
Kasus konfirmasi harian per 21 November 2021, mencapai 314 kasus dan rata-rata 7 hari (7DMA) sebesar 365 kasus. Jumlah ini berkurang 99,45 persen dari puncak kasus konfirmasi harian di 15 Juli 2021 dengan 56.757 kasus.
 
Khusus di luar Jawa-Bali, dalam satu minggu terakhir terjadi kenaikan kasus konfirmasi mingguan pada beberapa provinsi. Seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat (Kalbar), Kepulauan Bangka Belitung, dan Sulawesi Tenggara (Sultra).
 
“NTT (naik) 77 kasus dalam satu minggu, Kalbar 43 kasus, Riau 16 (kasus), Babel 15 (kasus), Sultra 6 kasus dalam 1 minggu. Namun, seluruhnya masih dalam level (asesmen) yang sama, tidak ada kenaikan level,” ujarnya.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif