Ilustrasi--Medcom.id
Ilustrasi--Medcom.id

Pelaku Mabuk Saat Menembak Anggota TNI

Nasional penembakan tni
Candra Yuri Nuralam • 26 Desember 2018 14:40
Jakarta: Oknum anggota TNI Angkatan Udara, Serda Jhoni Risdianto alias JR, terbukti tengah dalam kondisi mabuk saat menembak anggota TNI Angkatan Darat, Letkol Cpm Dono Kuspriyanto. Akibat rentetan tembakan itu, Dono mengembuskan nafas terakhir di dalam kendaraan dinasnya.

"Yang bersangkutan berada dalam pengaruh minuman keras. Namun, apa pun alasannya, perilaku itu tidak bisa dibenarkan," kata Kepala Sub Dinas Penerangan Umum TNI Angkatan Udara, Letkol Sus Muhammad Yuris, saat konferensi pers di markas Kodam Jaya, Jakarta Timur, Rabu 26 Desember.

Yuris menegaskan kejadian ini murni tindak kriminal dan tidak dalam perencanaan pihak mana pun. "Bukti maupun saksi setelah olah TKP (tempat kejadian perkara) tidak mengindikasikan ini direncanakan," kata Yuris.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Saat ini, kata dia, tersangka sudah ditahan dan akan segera diadili oleh Pengadilan Militer. "JR ditahan di Satuan Polisi Militer TNI AU untuk proses penyelidikan. Meskipun bukti dan saksi mengarah kepada tersangka, namun kami masih menunggu asas praduga tak bersalah hingga keputusan pengadilan," kata Yuris.

Baca: Penembak Anggota TNI Ditangkap

Kejadian penembakan berlangsung di Jatinegara, Jakarta Timur, malam tadi. JR yang tengah dalam pengaruh minuman beralkohol sedang mengendarai sepeda motor saat mobil dinas Letkol Cpm Dono Kuspriyanto menyenggolnya.

Tak terima dengan kejadian itu, JR lalu meminta Dono memberhentikan kendaraan. Dono tetap tancap gas dan membuat JR mengeluarkan tembakan ke arah belakang mobil sebanyak dua kali.

JR kemudian bisa menyusul mobil Dono. Ia kembali meletuskan tembakan sebanyak dua kali di bagian depan mobil. Dono terkena tembakan di bagian pelipis dan punggung. Akibatnya, Dono meninggal.




(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi