Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo--Medcom.id/Dheri Agriesta.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo--Medcom.id/Dheri Agriesta.

Kemendagri: Ribuan Lembaga dan Korporasi Manfaatkan Data Kependudukan

Nasional kependudukan
Dian Ihsan Siregar • 16 Januari 2019 09:57
Jakarta: Sebanyak 1.169 lembaga dan korporasi sudah memanfaatkan data kependudukan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pemanfaatan data itu sudah dilakukan dari 2017.
 
‎"Sudah ada 1.169 lembaga pemerintah dan yang bukan pemerintah memanfaatkan data kependudukan Kemendagri," ucap Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo ‎di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa, 15 Januari 2019.
 
‎Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengaku sudah ada 14 lembaga dan korporasi yang bekerjasama dari awal tahun ini. Salah satunya yang bekerjasama adalah perusahaan fintech pembayaran yakni PT Nusa Satu Inti Artha atau DOKU.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami berada di jalur yang seharusnya menganut one data policy, satu data kependudukan, data yang diikuti hanya yang ada di Dukcapil," sebut Zudan.
 
Baca: Ditjen Pajak Bisa Intip Data Kependudukan
 
Tak hanya fintech, bilang Zudan, dia membuka kerja sama perusahaan berbasis e-commerce. Hal itu sejalan dengan aturan pajak dari transaksi digital yang dirilis oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).‎‎ "Kami tunggu kalau mau kerja sama," ungkap dia.
 
Kerjasama yang dilakukan Kemendagri, lanjut dia, bakal meningkatkan kualitas layanan publik, seperti ‎perbankan, asuransi, fintech, maupun e-commerce. Karena, data konsumen akan langung terhubung dengan data yang ada di Dukcapil. "Kerja sama ini akan ‎minimalkan tindak kejahatan yang palsukan Kartu Tanda Penduduk (KTP)," sebut dia.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi