Pendiri ESQ Corp Prof. Ary Ginanjar Agustian saat kunjungan ke Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto di Kantor Badan Narkotika National (BNN) Jakarta, pada 7 Oktober 2025. (Foto: Dok. Ist)
Pendiri ESQ Corp Prof. Ary Ginanjar Agustian saat kunjungan ke Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto di Kantor Badan Narkotika National (BNN) Jakarta, pada 7 Oktober 2025. (Foto: Dok. Ist)

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Ini Harapan untuk Transformasi Polri

Medcom • 01 Oktober 2026 20:25
Ringkasnya gini..
  • Pendiri ESQ Corp Prof. Ary Ginanjar Agustian mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto memilih Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.
  • Menurut Ary, pilihan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat transformasi Polri, terutama dalam menghadirkan sosok kepolisian yang dekat dengan masyarakat dan berorientasi pada pelayanan.
  • Suyudi resmi dilantik Presiden Prabowo sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pelantikan tersebut menandai dimulainya amanah baru Suyudi untuk memimpin institusi Polri.
Jakarta: Pendiri ESQ Corp Prof. Ary Ginanjar Agustian mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto memilih Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.

Menurut Ary, pilihan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat transformasi Polri, terutama dalam menghadirkan sosok kepolisian yang dekat dengan masyarakat dan berorientasi pada pelayanan.

"Menurut saya, Presiden Prabowo telah memilih sosok yang tepat untuk memimpin Polri. Visi yang dibawa Jenderal Suyudi sangat luhur, yaitu menghadirkan polisi yang memberikan rasa aman, bukan rasa takut, serta memberikan pertolongan, bukan kerumitan," ujar Ary dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Suyudi resmi dilantik Presiden Prabowo sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pelantikan tersebut menandai dimulainya amanah baru Suyudi untuk memimpin institusi Polri.

Ary menilai visi yang dibawa Suyudi menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam orientasi pelayanan kepolisian.

"Polisi hadir bukan sekadar sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pemberi pertolongan kepada masyarakat. Ketika masyarakat melihat polisi dan merasa aman, di situlah kehadiran negara benar-benar dirasakan," katanya.

Pentingnya Karakter dan Integritas


Ary mengatakan visi tersebut membutuhkan dukungan sumber daya manusia Polri yang tidak hanya memiliki kemampuan profesional, tetapi juga kematangan emosional, karakter, dan integritas.
 

Menurut dia, hal tersebut sejalan dengan konsep tiga kecerdasan yang dikembangkan ESQ, yakni kecerdasan intelektual atau intelligence quotient (IQ), kecerdasan emosional atau emotional quotient (EQ), dan kecerdasan spiritual atau spiritual quotient (SQ).

"Kecerdasan intelektual diperlukan agar seorang polisi mampu mengambil keputusan secara tepat. Kecerdasan emosional dibutuhkan agar mampu memahami dan melayani masyarakat dengan empati. Sedangkan kecerdasan spiritual menjadi fondasi agar kewenangan selalu digunakan dengan nilai, integritas, dan tanggung jawab," ungkap Ary.

Ia berharap kepemimpinan Suyudi dapat menerjemahkan visi tersebut ke dalam bentuk pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

"Selamat atas amanah baru Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Semoga visi luhur untuk menghadirkan polisi yang memberikan rasa aman, bukan takut, serta pertolongan, bukan kerumitan, dapat diwujudkan menjadi kenyataan yang dirasakan masyarakat," tutur Ary.

Ary juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas keputusan memberikan amanah tersebut kepada Suyudi.

"Presiden telah memberikan amanah besar kepada Jenderal Suyudi. Kami melihat ini sebagai kesempatan untuk bersama-sama membangun Polri yang semakin profesional, berkarakter, berintegritas, dan hadir untuk masyarakat," pungkas Ary.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>