medcom.id, Yogyakarta: Komite Nasional Keselematan Transportasi (KNKT) membutuhkan waktu tiga hingga empat bulan untuk mengetahui penyebab tergelincirnya pesawat Batik Air, di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, kemarin.
"Simpulan penyebab rasanya masih jauh," kata investigator KNKT Nurcahyo Utono dalam konferensi pers di Kantor Angkasa Pura 1, Yogyakarta, Sabtu (7/11/2015).
Tim KNKT akan kembali melihat lokasi pesawat Batik Air setelah berhasil dievakuasi. Selain itu, KNKT akan mengumpulkan data cuaca, data landasan, dan data lain untuk menopang investigasi penyebab tergelincirnya pesawat tujuan Jakarta-Yogyakarta itu.
Nurcahyo menjelaskan kotak hitam atau black box sudah dilepas dari badan pesawat untuk dikirim ke Jakarta dan dilakukan penelitian. Nurcahyo mengaku yakin tim investigasi bisa membaca data-data, termasuk isi black box, dengan fasilitas yang ada di Jakarta.
Ia menambahkan KNKT akan mengupayakan proses investigasi berjalan segera. Meskipun, jika mengacu pada aturan internasional, waktu yang ditetapkan maksimal satu tahun.
"Namun kami tidak bisa santai. Penyebab kecelakaan harus segera diketahui. Jika akan ada perbaikan harus segera dilakukan. Mudah-mudahan bisa selesai dalam tiga atau empat bulan. Kami upayakan," kata dia.
Pesawat Batik Air tergelincir di landas pacu 27 Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Jumat, 6 November, pukul 15.05 WIB. Badan pesawat baru berhasil dievakuasi pada Sabtu dini hari setelah tim gabungan dari Jakarta dan TNI AU bekerja selama lima jam.
medcom.id, Yogyakarta: Komite Nasional Keselematan Transportasi (KNKT) membutuhkan waktu tiga hingga empat bulan untuk mengetahui penyebab tergelincirnya pesawat Batik Air, di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, kemarin.
"Simpulan penyebab rasanya masih jauh," kata investigator KNKT Nurcahyo Utono dalam konferensi pers di Kantor Angkasa Pura 1, Yogyakarta, Sabtu (7/11/2015).
Tim KNKT akan kembali melihat lokasi pesawat Batik Air setelah berhasil dievakuasi. Selain itu, KNKT akan mengumpulkan data cuaca, data landasan, dan data lain untuk menopang investigasi penyebab tergelincirnya pesawat tujuan Jakarta-Yogyakarta itu.
Nurcahyo menjelaskan kotak hitam atau
black box sudah dilepas dari badan pesawat untuk dikirim ke Jakarta dan dilakukan penelitian. Nurcahyo mengaku yakin tim investigasi bisa membaca data-data, termasuk isi
black box, dengan fasilitas yang ada di Jakarta.
Ia menambahkan KNKT akan mengupayakan proses investigasi berjalan segera. Meskipun, jika mengacu pada aturan internasional, waktu yang ditetapkan maksimal satu tahun.
"Namun kami tidak bisa santai. Penyebab kecelakaan harus segera diketahui. Jika akan ada perbaikan harus segera dilakukan. Mudah-mudahan bisa selesai dalam tiga atau empat bulan. Kami upayakan," kata dia.
Pesawat Batik Air tergelincir di landas pacu 27 Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Jumat, 6 November, pukul 15.05 WIB. Badan pesawat baru berhasil dievakuasi pada Sabtu dini hari setelah tim gabungan dari Jakarta dan TNI AU bekerja selama lima jam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)