Ilustrasi. Warga mengambil air dari lubang Telaga Banteng di Desa Melikan, Rongkop, Gunungkidul, DI Yogyakarta. Antara
Ilustrasi. Warga mengambil air dari lubang Telaga Banteng di Desa Melikan, Rongkop, Gunungkidul, DI Yogyakarta. Antara

47,7% Wilayah Zona Musim Kemungkinan Mengalami Kemunduran Kemarau

Kautsar Widya Prabowo • 18 Maret 2022 11:10
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau 2022 di beberapa daerah akan mundur atau lebih lambat dibandingkan tahun sebelumnnya. Sebab, pergerakan La Nina masih tetap bertahan hingga pertengahan tahun ini.
 
"(Diprakirakan) 47,7 persen wilayah zona musim di Indonesia diprediksi akan terlambat masuk musim kemarau," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers secara virtual, Jumat, 18 Maret 2022.
 
Sementara itu, 90 zona musim atau 26,3 persen wilayah di Indonesia akan memasuki musim kemarau secara normal. Sedangkan, 89 zona musim atau 26 persen wilayah telah memasuki kemarau lebih awal dan sebagian sudah dimulai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Hujan Es Indikasi Peralihan Musim
 
Dwi menyebut awal musim kemarau 2022 akan terjadi pada April 2022. Musim tersebut akan terjadi di Nusa Tenggara, Bali, dan sebagian Jawa.
 
BMKG juga melakukan pemantauan musim hujan sejak 2021 hingga awal Maret 2022. Hampir seluruh wilayah di Indonesia atau 97,8 persen telah memasuki musim hujan.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif