Mendikbud Ajak Masyarakat Ikut Kontrol Film

Sunnaholomi Halakrispen 20 Oktober 2018 01:22 WIB
lembaga sensor film (lsf)
Mendikbud Ajak Masyarakat Ikut Kontrol Film
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Foto: Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, kontrol film tak hanya tugas pemerintah. Masyarakat juga berperan besar dalam mengontrol film.

"Film itu milik kita. Milik masyarakat, produsen, juga milik LSF. Kemudian sensor mandiri artinya rasa tanggung jawab untuk mengembangkan, mengontrol dari perfilman itu adalah tanggung jawab bersama," ujar Mendikbud di Gedung Kompas TV, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Oktober 2018.

Pengontrolan film di Indonesia juga diakuinya tidak lepas dari tanggung jawab pembuat film. Ia menekankan pentingnya film yang bertujuan demi mengembangkan mutu pendidikan Indonesia.


"Kita harap semakin banyak film yang bermisi pendidikan, berkebudayaan. Otomatis juga sebetulnya akan bisa membangun pasar baru, pasar yang cukup potensial untuk Indonesia," tuturnya.

Mendikbud menuturkan, industri film nasional dapat lebih berjaya apabila seluruh penduduk Indonesia saling membantu mengontrol film. Senada, Ketua LSF Ahmad Yani Basuki menyampaikan, semua pihak harus turut andil mengontrol perfilman yang ada.

"LSF juga mengadakan literasi film yang cocok bagi kami topiknya adalah budaya sensor mandiri, yang substansinya adalah semua haruslah mempunyai tanggung jawab untuk memilah dan memilih tontonan. Mulai dari yang membuat, mempertunjukkan, apalagi yang menonton," pungkasnya.

Anugerah LSF tahun ini merupakan yang kedua kalinya. Tema yang diusung adalah Sensor Mandiri, Wujud Kepribadian Bangsa diangkat karena sesuai dengan program literasi media Lembaga Sensor Film (LSF) periode 2015-2019. 

Adapun film yang masuk penilaian diambil dari jadwal penayangan 1 September 2017 sampai 21 Agustus 2018. Pihak LSF memiliki indikator penilaian sendiri untuk memberikan penghargaan.

Berbeda dari tahun pertama, kali ini terdapat penambahan penghargaan yang diberikan dengan total 12 kategori yaitu Film Televisi, Sinetron Serial Laga, Romansa, dan Religi. Film Bioskop klasifikasi semua umur, usia 13+, usia 17+, usia 21+. Televisi peduli sensor mandiri yaitu peduli budaya, peduli pendidikan dan bioskop peduli sensor mandiri.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id