FOTO: ANTARA/WIDODO S JUSUF
FOTO: ANTARA/WIDODO S JUSUF

Hadapi Newmont, Pemerintah Bentuk Tim Teknis

Suci Sedya Utami • 22 Juli 2014 00:32
medcom.id, Jakarta: Pemerintah pasang badan dalam menghadapi ajuan arbitrase yang dilayangkan oleh PT Newmont Nusa Tenggara dengan membentuk tim teknis.
 
"Berdasarkan draft Keppres, presiden telah membentuk tim teknis di bawah koordinator saya dengan anggotanya Menkumham, Menteri ESDM, Menkeu, BKPM, Jaksa Agung untuk menghadapi gugatan Newmont," terang Menko Perekonomian Chairul Tanjung di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014).
 
Tim teknis diketuai oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Mahendra Siregar, Wamen ESDM Susilo Siswoutomo, Sekretaris Menko Perekonomian sebagai wakilnya, juga dibantu oleh tim dari Kejagung, Menkumham, Kemenkeu untuk melakukan langkah yang perlu diambil seperti misalnya penunjukkan kuasa hukum pemerintah.

CT sapaan akrab Chairul menegaskan, jika hingga batas waktu yang ditentukan oleh pemerintah yakni pada sidang kabinet, perusahaan tambang itu tidak juga mencabut tuntutan arbitrasenya, maka pemerintah sudah menyiapkan kejutan untuk Newmont.
 
"Pemerintah sudah menyiapkan. Semua langkah akan kita pertimbangkan. Kartunya akan buka nanti. Nanti ada waktunya, kita tidak akan lakukan gugatan balik kalau mereka mencabut tuntutannya. Cabut dulu, baru kita mau berunding," tuturnya
 
Menurut CT, pemerintah diberi waktu 20 hari untuk menanggapi mereka dan sudah dihitung dari tanggal 15 Juli kemarin. Minggu ini, jika memungkinkan akan dihadapi oleh pemerintah Indonesia.
 
"Ini masalah republik. Dia bilang minta waktu. Kami mau kasih lihat don't play a game with our country," ucapnya.
 
Bos Trans Corp ini menambahkan langkah yang ditempuh pemerintah sebetulnya merupakan upaya untuk melindungi investor. "Pemerintah Indonesia ingin lindungi investor di Indonesia termasuk Newmont, tapi itikad mereka enggak baik, maka pemerintah ambil sikap," tegasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LOV)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>