medcom.id, Jakarta: Komisi Penyiaraan Indonesia (KPI) kembali menyelenggarakan Anugerah KPI 2016. Acara ini merupakan agenda tahunan untuk memberikan apresiasi kepada radio dan televisi yang menyiarkan program berkualitas.
Perhelatan ke-11 Anugerah KPI ini mengambil tema 'Karya Bersama untuk Bangsa'. Tema ini memiliki makna bahwa produksi program siaran merupakan karya yang diperuntukkan bagi kebaikan bangsa.
Ketua Panitia Anugerah KPI 2016 Mayong Suryo Laksono mengatakan, pemberian penghargaan pada insan media diharapkan bisa menjadi evaluasi. Dengan demikian tayangan-tayangan yang disiarkan bisa mencerdaskan bangsa.
"Kompetisi ini juga bagian dari evaluasi program tayangan," kata Mayong di Gedung Transmedia, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2016).
Lembaga penyiaran, baik televisi maupun radio, mengajukan sendiri program-program siaran yang sesuai dengan kriteria KPI. Penjurian dilakukan oleh dewan juri, antara lain anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia Maria Ulfah Anshor, Founder HelloMotion company Wahyu Aditya, Sutradara Fajar Bustomi, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, Dewan Pers Imam Wahyudi, dan editor Tempo Media Group Wahyu Dhyatmika.
Ada 196 program yang dilombakan, terdiri dari 167 tayangan televisi dan 44 program radio. Mayong berharap, melalui anugerah KPI, inovasi dan kreativitas dapat berjalan ke arah yang positif.
"Dan selaras dengan tujuan diselenggarakannya penyiaran dalam Undang-Undang Penyiaran," jelas Mayong.
Untuk Metro TV, ada dua program yang masuk nominasi Anugerah KPI 2016, yakni Mata Najwa untuk program talkshow dan Metro Hari Ini untuk program hari ini.
medcom.id, Jakarta: Komisi Penyiaraan Indonesia (KPI) kembali menyelenggarakan Anugerah KPI 2016. Acara ini merupakan agenda tahunan untuk memberikan apresiasi kepada radio dan televisi yang menyiarkan program berkualitas.
Perhelatan ke-11 Anugerah KPI ini mengambil tema 'Karya Bersama untuk Bangsa'. Tema ini memiliki makna bahwa produksi program siaran merupakan karya yang diperuntukkan bagi kebaikan bangsa.
Ketua Panitia Anugerah KPI 2016 Mayong Suryo Laksono mengatakan, pemberian penghargaan pada insan media diharapkan bisa menjadi evaluasi. Dengan demikian tayangan-tayangan yang disiarkan bisa mencerdaskan bangsa.
"Kompetisi ini juga bagian dari evaluasi program tayangan," kata Mayong di Gedung Transmedia, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2016).
Lembaga penyiaran, baik televisi maupun radio, mengajukan sendiri program-program siaran yang sesuai dengan kriteria KPI. Penjurian dilakukan oleh dewan juri, antara lain anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia Maria Ulfah Anshor, Founder HelloMotion company Wahyu Aditya, Sutradara Fajar Bustomi, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, Dewan Pers Imam Wahyudi, dan editor Tempo Media Group Wahyu Dhyatmika.
Ada 196 program yang dilombakan, terdiri dari 167 tayangan televisi dan 44 program radio. Mayong berharap, melalui anugerah KPI, inovasi dan kreativitas dapat berjalan ke arah yang positif.
"Dan selaras dengan tujuan diselenggarakannya penyiaran dalam Undang-Undang Penyiaran," jelas Mayong.
Untuk Metro TV, ada dua program yang masuk nominasi Anugerah KPI 2016, yakni Mata Najwa untuk program talkshow dan Metro Hari Ini untuk program hari ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)