Jakarta: Api menjalar pada rumah di Jalan Delima, Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur. Kebakaran ini dipicu hubungan pendek listrik.
"Fitting lampu sudah kedaluwarsa maka terjadilah korsleting dan menyalakan api," kata Kepala Seksi (Kasi) Operasional Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2020.
Menurut dia, kejadian itu dilaporkan kepada petugas damkar setempat pukul 06.28 WIB. Tujuh mobil pemadam api berikut 35 personel dikerahkan menjinakkan api yang menjalar dekat Kampus Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) itu.
Saat petugas datang, api sudah membakar satu kamar berukuran 16 meter persegi di Jalan Delima 13, RT 015/RW 03, Kampung Rambutan. Petugas damkar membutuhkan waktu satu jam untuk memadamkan api.
Baca: 382 KK Mengungsi Akibat Kebakaran di Tambora
Tidak ada korban luka ataupun jiwa dalam kejadian itu. Namun, pemilik rumah, Pemi, diperkirakan mengalami kerugian Rp25 juta akibat kejadian itu.
"Ada lima jiwa penghuni rumah yang tergabung dalam dua kepala keluarga (KK). Korban nihil," kata Gatot.
Jakarta: Api menjalar pada rumah di Jalan Delima, Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur. Kebakaran ini dipicu hubungan pendek listrik.
"
Fitting lampu sudah kedaluwarsa maka terjadilah korsleting dan menyalakan api," kata Kepala Seksi (Kasi) Operasional Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2020.
Menurut dia, kejadian itu dilaporkan kepada petugas damkar setempat pukul 06.28 WIB. Tujuh mobil pemadam api berikut 35 personel dikerahkan menjinakkan api yang menjalar dekat Kampus Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) itu.
Saat petugas datang, api sudah
membakar satu kamar berukuran 16 meter persegi di Jalan Delima 13, RT 015/RW 03, Kampung Rambutan. Petugas
damkar membutuhkan waktu satu jam untuk memadamkan api.
Baca:
382 KK Mengungsi Akibat Kebakaran di Tambora
Tidak ada korban luka ataupun jiwa dalam kejadian itu. Namun, pemilik rumah, Pemi, diperkirakan mengalami kerugian Rp25 juta akibat kejadian itu.
"Ada lima jiwa penghuni rumah yang tergabung dalam dua kepala keluarga (KK). Korban nihil," kata Gatot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)