Ilustrasi oleh CottonBro dari Pexel
Ilustrasi oleh CottonBro dari Pexel

Cara dan Doa Menghilangkan Rasa Khawatir Berlebihan Terhadap Korona

Nasional Medcom Jumat
Oase.id • 27 Maret 2020 17:32
Jakarta:Aneka pemberitaan mengenai persebaran virus Covid-19 mestinya menjadikan publik kian waspada. Akan tetapi, tidak sedikit dari kita yang menerima beragam informasi tersebut disertai dengan kecemasan dan rasa khawatir berlebihan.
 
Melalui pencernaan informasi yang baik, misalnya, seseorang bisa mengetahui kebaikan anjuran berdiam diri di rumah, menjaga jarak fisik, atau memulai hidup bersih demi terbebas dari ancaman korona. Namun, di sisi lain, kabar bertambahnya pasien positif ter-suspect setiap harinya akan membuat kita serba cemas ketika tidak disikapi dengan bijak.
 
Ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk menghilangkan nuansa khawatir berlebihan di tengah ancaman wabah seperti sekarang ini. Pertama, arif menyikapi informasi. Artinya, cerna segala berita yang hadir secara tuntas, mendalam, dan seimbang.

Hindari gampang percaya pada setiap kabar yang datang. Cek kembali akurasi faktanya dengan membandingkan dan mengkonfirmasi kebenarannya melalui sumber lain.


Kedua, mengikuti anjuran-anjuran yang baik dan masuk akal. Contohnya, imbauan Pemerintah agar melakukan phsycal distancing alias jaga jarak fisik adalah sesuatu yang logis dalam rangka mengupayakan pemutusan mata rantai penularan wabah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pahala Orang yang Berdiam Diri di Rumah saat Terjadi Wabah
 
Mematuhi anjuran yang baik dan masuk akal merupakan bagian dari upaya dan ikhtiar kita agar tetap dalam keadaan sehat.
 
Ketiga, tawakal dan berdoa. Tawakal bukanlah keputusan yang dilalui tanpa proses. Tawakal atau berpasrah kepada Tuhan merupakan tahap yang diambil setelah melakukan ikhtiar dan berdoa.
 
Nah, berikut adalah doa untuk menghilangkan rasa cemas dan khawatir berlebihan di tengah fenomena wabah korona, maupun dalam kondisi terdesak lainnya;
 
Cara dan Doa Menghilangkan Rasa Khawatir Berlebihan Terhadap Korona
 
Subhana al-malikil quddus, rabbi al-mala'ikati wa ar-ruh, jallalta as-samawati wal ardha bil ‘izzati wal jabarut.
 
"Mahasuci Tuhan yang Kudus, Tuhan para malaikat dan Jibril. Kau besarkan langit dan bumi dengan kemuliaan dan kekuasaan-Mu.”
 
Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam Al-Waabil ash-Shayyib min Al-Kalim At-Thayyib mengatakan, doa ini sebagaimana anjuran Rasulullah Muhammad Saw melalui hadis;
 
"Dari Al-Barra bin Azib bahwa seseorang mengadu kepada Rasululah saw perihal kerisauannya. Rasulullah memerintahkan, 'Bacalah, 'Subhana al-malikil quddus, rabbi al-mala'ikati wa ar-ruh, jallalta as-samawati wal ardha bil ‘izzati wal jabarut.' Lantas, orang itu mematuhinya sehingga kerisauannya hilang."
 
Informasi gaya hidup Muslim lainnya bisa dibaca diOase.id
 

Sumber: Disarikan dari keterangan dalam Al-Adzkar Al-Muntakhabatu min Kalaami Sayyidi Al-Abraar atau Al-Adzkaar An-Nawawiyah karya Imam Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi dan Al-Waabil Ash-Shayyib min Al-Kalim At-Thayyib karya Muhammad bin Abi Bakr, bin Ayyub bin Sa'd Al-Zar'i Abu Abdullah Syamsuddin atau lebih dikenal dengan nama Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah.
 

(SBH)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif